Pilkada Serentak Digelar, Satgas COVID-19 Ingatkan Komitmen Ini

Juru Bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

VIVA – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 diselenggarakan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini, keberhasilan penyelenggaraannya ditentukan dari penegakan kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan, sehingga tidak ada penularan kasus COVID-19. 

img_title Massa Pendukung Saling Serang, 800 Warga Puncak Jaya Mengungsi ke Polres, Kodim dan Sekolah Alkitab

Karena itu, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menegaskan, dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak hari ini, 9 Desember 2020, semua pihak khususnya penyelengara pemilu dan paslon harus memastikan protokol kesehatan dijalankan dengan ketat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini merupakan tanggung jawab utama penyelenggara pemilu dan seluruh pasangan calon," kata  di Jakarta, Selasa, 8 Desember 2020. 

img_title Kemendagri Ungkap Partisipasi Perempuan Meningkat di Pilkada 2024

Pada pilkada kali ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggara telah mengeluarkan peraturan yang menekankan pentingnya protokol kesehatan. Mulai dari tahapannya termasuk saat hari pemungutan suara di tempat pemungutan suara (TPS). 

"Aturan ini wajib dilakukan dan bukan imbauan semata," katanya. 

img_title Djarot Sebut Kemenangan PDIP Meningkat 10% di Pilkada 2024 Meski Banyak Tekanan

Penyelenggara bertanggung jawab dengan menegakkan disiplin protokol kesehatan selama pesta demokrasi berlangsung. 

"Pastikan semua individu yang bertugas memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Petugas juga wajib mengingatkan pemilih untuk menerapkan protokol kesehatan secara disiplin yang sama," ujarnya. 

Dalam hari pelaksanaannya, tim Satgas COVID-19 daerah diharuskan untuk mengawasi penyelenggaraannya. Apabila terjadi kerumunan, tim Satgas COVID-19 daerah harus memberikan teguran. 

"Lalu, apabila yang bersangkutan tidak mau menerima teguran, Satgas (COVID-19) daerah berhak untuk membubarkan," tegas Wiku. 

Untuk masyarakat yang akan menyalurkan hak pilihnya, ditegaskan wajib menerapkan protokol kesehatan. Apabila tidak, dapat diberi sanksi berupa teguran atau tidak diterima di TPS. 

Ia mengingatkan, penyelenggara pilkada dan satgas di daerah telah bekerja keras agar memastikan pilkada serentak ini berjalan dengan baik dan aman dari penularan COVID-19.

Tugas masyarakat, menurut Wiku, cukup sederhana, yaitu patuhi seluruh ketentuan yang sudah ditetapkan. Masyarakat diminta tetap disiplin saat menyalurkan hak suaranya.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu, apabila masyarakat mendapati ada pelanggaran di tempatnya memilih, masyarakat berhak melapor ke petugas dan meminta petugas melakukan tindak yang tegas. 

"Ingat, Pilkada serentak tahun 2020 ini, harus dijalankan dengan sangat hati-hati. Dan keberhasilannya sangat bergantung pada upaya kita semua untuk saling mendukung dan bertanggung jawab atas peran masing-masing. Mari bersama kita wujudkan pilkada serentak yang aman dan bebas dari COVID-19," katanya. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut