Pilwakot Solo

Bagyo Wahyono Sindir Janji-janji Gibran: Mudah-mudahan Itu Nyata

Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Solo, Bagyo Wahyono dan FX Soepardjo
Sumber :
  • VIVA/Fajar Sodiq

VIVA – Dua pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Solo, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyono-FX Suparjo alias Bajo, menyampaikan visi dan misi serta program masing-masing dalam debat kandidat yang dihelat di The Sunan Hotel Solo pada Jumat malam, 6 November 2020.

img_title Seskab Teddy Sebut Program Magang Nasional Rangkul Difabel, Pengamat: Terobosan Inklusif Prabowo

Keduanya memaparkan program masing-masing tentang banyak hal untuk pembangunan Solo, meliputi penanganan pandemi COVID-19, pelayanan publik, pemberantasan narkoba, penataan kota, perhatian untuk warga difabel, dan lain-lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gibran menyampaikan janji-janjinya bahwa kalangan difabel dan kurang mampu merupakan warga yang terkategori terbawah dan harus diprioritaskan. Dia memperkenalkan program yang dia sebut wellness tourism alias pariwisata kesehatan.

img_title Jembatani Dunia Usaha & Seniman Difabel, Panasonic GOBEL Gelar Business Matching di ART with HEART

Gibran mengungkapkan itu menanggapi keluhan seorang penyandang tuna netra, Didit, yang berprofesi sebagai penyanyi sekaligus menyambi tukang pijat. Orang-orang seperti Didit, kata Gibran, akan bisa diberdayakan dengan optimal melalui program wellness tourism yang terintegrasi dengan visi Solo sebagai kota destinasi wisata olahraga.

Bahkan, kata Gibran, para penyandang disabilitas yang memiliki keahlian atau keterampilan tertentu seperti Didit akan disertifikasi untuk mendukung peningkatan keterampilannya agar dapat berkompetisi dalam wellness tourism.

img_title Peringati HUT ke-65, Bank Jakarta Beri Bantuan Pemberdayaan Bagi Penyandang Disabilitas

"Selai [sertifikasi] pemijatan, ada juga pengobatan alternatif. Sebab, pasca-pandemi [COVID-19] nanti diutamakan masalah kesehatan. Solo sebagai destinasi wisata olahraga, akan nyambung nanti dengan wellnes tourism," katanya.

Bagyo Wahyono tak berkomentar banyak tentang janji-janji Gibran. Dia mengaku sudah sering mendengar janji-janji kampanye untuk membedayakan warga penyandang disabilitas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mudah-mudahan itu nyata. Doakan saja nanti betul-betul terlaksana. Saya akan menjadi saksi orang-orang yang seperti ini (para penyandang disabilitas)," katanya. (ren)

Baca: Gibran Bicara Big Data: Pak RT Tak Boleh Keliling ke Rumah Warga

Pertamina.

Jadi Inspirasi Green Warrior Bandung, Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut

Kampung Rajut Binong Jati telah menjadi salah satu sentra rajut terbesar di Kota Bandung sejak tahun 1970-an. Berawal dari segelintir perajin kawasan ini terus berkembang

img_title
VIVA.co.id
8 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut