Eri-Armuji Perkasa di Survei Enam Hari Jelang Pilkada Surabaya

Duet yang diusung PDIP, Eri Cahyadi (kiri) dan Armuji (kanan)
Duet yang diusung PDIP, Eri Cahyadi (kiri) dan Armuji (kanan)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Moch Asim

VIVA – Pasangan calon wali kota-wakil wali kota Surabaya, Eri Cahyadi-Armuji, tetap perkasa berdasarkan hasil survei Indo Survey & Strategy yang diumumkan pada Kamis, 3 November 2020, atau enam hari menjelang pemungutan suara. Elektabilitas jagoan PDIP itu unggul 20,22 persen atas pesaingnya, Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno.

Peneliti Indo Survey & Strategi Karyono Wibowo menjelaskan, lembaganya melakukan survei Pilkada Surabaya pada 5-12 November lalu dengan melibatkan 440 responden. Metodenya menggunakan multistage random sampling. Instrumennya dengan kuesioner dan wawancara tatap muka. Margin of error 4,77 persen.

Hasilnya, elektabilitas Eri-Armuji sebesar 47,95 persen. Sedangkan pasangan nomor urut dua, Machfud-Mujiaman, mengantongi 27,73 persen. Ada sebanyak 24,32 persen responden masih belum menentukan pilihan. "Ada selisih 20,22 persen antar kandidat yang menempatkan paslon Eri-Armuji unggul dari Machfud-Mujiaman," katanya.

Baca: Viral Video Sekelompok Orang Teriak Yel 'Hancurkan Risma'

Begitu pula pada tingkat keterkenalan. Eri-Armuji mengantongi 87,50 persen dan 75,32 persen untuk Armuji. Sedangkan Machfud Arifin 84,32 persen dan Mujiaman 70,89 persen. "Untuk top of mind cawali, responden menyebut Eri Cahyadi sebesar 38,41 persen dan Machfud Arifin angkanya 20,91 persen," ujar Karyono.

Beberapa faktor yang memengaruhi responden memilih Eri-Armuji. Karyono menyebut, duet birokrat-politikus itu dianggap mempunyai pengalaman di pemerintahan. Eri adalah mantan Kepala Bappeko Surabaya dan Armuji mantan Ketua DPRD Kota Surabaya. Survei juga menyebutkan bahwa Eri-Armuji memiliki pemilih loyal sebesar 33,41 persen. Sementara Machfud-Mujiaman 17,76 persen.

Survei juga menyebutkan bahwa faktor Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini alias Risma berpengaruh pada elektabilitas Eri-Armuji. Seperti diketahui, Risma adalah kader PDIP dan mendukung pasangan Eri-Armuji. Bahkan, tagline duet birokrat-politikus itu ialah 'Meneruskan Kebaikan Risma'.