Pradi-Afifah Keok di Quick Count, PDIP: Kami Tunggu Hasil KPU

Pradi Supriatna dan Afifah Allia mendaftar sebagai pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Depok ke KPU setempat.
Pradi Supriatna dan Afifah Allia mendaftar sebagai pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Depok ke KPU setempat.
Sumber :
  • VIVA/Zahrul Darmawan

VIVA –  Kubu pasangan nomor urut satu di Pilkada Depok, Pradi Supriatna-Afifah Alia belum mengaku kalah atas hasil sementara hitung cepat atau quick count beberapa lembaga survei. Quick count menunjukkan lawan Pradi-Afifah, yakni Mohammad Idris-Imam Budi Hartono unggul.

“Data-data yang kami miliki ini kan sementara masih dikumpulkan terus, akan tetapi terkait dengan hasil akhir menurut saya ya tidak apa-apa, kita tunggu saja sampai perhitungan selesai di KPU," kata Wakil Ketua Tim Pemenangan Pradi-Afifah, Hendrik Tangke Allo, Jumat, 11 Desember 2020.

Terkait adanya data pembanding hasil quick count milik pihaknya, Hendrik menjawab diplomatis. Namun, ia enggan memberikan keterangan secara detail.

“Sebetulnya ada data baru, cuma begini, ini kan pertarungan sekarang ini kami sudah putuskan di partai, kami tidak akan keluarkan dulu untuk sementara. Tetapi kami tetap menghormati apa yang menjadi quick count, ya itu kan pendapat lembaga-lembaga survei," ujar Ketua DPC PDIP Depok itu.

Intinya, kata dia, pihaknya menghargai pendapat lembaga survei. “Tetapi tetap kami akan menunggu keputusan akhir final hasil penghitungan KPU,” katanya.

Hendrik kembali menegaskan, sampai saat ini pihaknya masih optimis dengan pasangan Pradi-Afifah.

“Kalau persoalan hitung menghitung angka ini kan pada akhirnya akan sampai pada sebuah hasil atau keputusan,” katanya.