Kebangkitan Trah Soeharto
"Kami punya kesolidan sebagai parpol baru. Lolos verifikasi faktual ke Pemilu 2019 jadi salah satu contohnya," ujar Neneng.
Tommy Capres Alternatif
Punya trah Cendana dalam figur Tommy Soeharto membuat Partai Berkarya punya target di Pemilu. Neneng mengklaim saat ini partai yang dipimpinnya ingin fokus pada Pemilu Legislatif 2019. Target ambang batas parlemen 4 persen harus dikejar.
Mepetnya waktu karena Pemilu 2019 akan digelar dalam hitungan kurang dari setahun. Hal ini karena adanya penyelenggaraan Pilkada serentak 2018 dengan melibatkan 171 daerah.
"Target realistis ya mengejar ambang batas parlemen 4 persen itu. Program sudah kami sosialisasikan ke daerah," tutur Neneng.
Ia menepis kabar Berkarya akan mengusung Tommy Soeharto sebagai calon presiden alternatif. Menurutnya, status parpol baru membuat Berkarya mesti sadar diri membuktikan terlebihb dulu ke masyarakat
"Kami memang partai ketokohan dengan ada Mas Tommy. Tapi, kalau usung capres, kita belum bicarakan. Pikirkan dulu yang seperti target lolos parlemen," ujar Neneng.
'Kepakan' Garuda
Isu keluarga Cendana kembali muncul dengan kendaraan partai politik setelah ada partai bernama Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda). Partai Garuda juga dinyatakan lolos ke Pemilu 2019. Partai yang dipimpin Ahmad Ridha Sabana ini dikaitkan dengan nama putri Presiden RI ke-2 Soeharto, Siti Hardiyanti Rukmana atau Tutut Soeharto.
Benang merah Partai Berkarya dengan keluarga Cendana karena Ahmad Ridha Sabana pernah menjadi Presiden Direktur PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia (TPI). Terkait perkara ambil alih MNC TV pasca putusan Mahkamah Agung beberapa waktu silam, sosok Ahmad Ridha aktif tampil di publik dan pasang badan untuk kubu Tutut.
Merespons isu tersebut, Ahmad Ridha memberikan penjelasan. Ia menegaskan Partai Garuda tak ada afiliasi dengan Tutut Soeharto. Menurutnya, kerjasama dengan putri sulung Presiden RI ke-2 Soeharto tersebut sudah berakhir.
"Enggak ada. Ini saya juga bingung kenapa selalu dikaitkan. Soal saya dulu pernah di TPI itu sudah enggak lagi kan," kata Ahmad Ridha saat dihubungi VIVA, Senin, 19 Februari 2018.
![]()
Foto: Ketua Umum DPP Partai Berkarya Ahmad Ridha Sabana (tengah).