Grab Ajak Uber Gempur Gojek

Gibran menyerahkan jas hujan kepada mitra Grabbike.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Fajar Sodiq.

Apalagi, orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo, telah secara terang-terangan menjadi langganan GoFood. Layanan Gojek pun juga telah merenggut perhatian internasional, dengan datangnya langsung Ratu Belanda, Maxima, memantau langsung kegiatan Gojek. 

img_title Grab Buka Suara Soal Rumor Hengkang dari Indonesia

Meski demikian dengan akuisisi ini, Ridzki pun yakin bisa menjadi kekuatan baru yang mendorong kemajuan Grab dalam mencomot pasar di Asia Tenggara. Sehingga, pada akhirnya bisa memperkukuh sebagai pemain utama di bisnis ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tunggu kabar kami selanjutnya," tegasnya. 

img_title Menjelang Idul Adha, Grab Indonesia Umumkan 100 Mitra Pengemudi Pemenang Program BERKAH

Selanjutnya, nasib Mitra>>>

Nasib mitra

img_title Pemerintah Tinjau Ulang Struktur Tarif Ojek Online, Grab Indonesia Buka Suara

Dengan dileburnya Uber, seluruh operasional dan asetnya akan beralih ke Grab, termasuk mitra pengemudinya. Namun, ditegaskan, dengan masa transisi ini akan dilakukan secara adil bagi mitra Uber. 

Sementara itu, Grab juga memastikan, mitra dan pengguna aplikasi tersebut akan mendapatkan benefit lebih hasil dari akuisisi ini. Sehingga, tidak ada yang dirugikan. 

Baca juga: Pesan Bos Grab Indonesia untuk Mitra Pengemudi Uber

"Akuisisi Grab terhadap Uber, berarti kami akan menciptakan platform yang akan melayani masyarakat Indonesia dengan lebih baik," ujar Ridzki. 

Ojek online Uber dan Grab

Mitra pengemudi Uber, Grab, dan penumpang 

Dia pun menegaskan, menggabungkan kekuatan yang ada saat ini ke dalam platform terpadu yang melayani kebutuhan perjalanan, pengantaran, dan pembayaran jutaan orang pelanggannya. Yang saat ini diketahui telah melayani 117 kota di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca juga: Pendapatan Mitra Grab Indonesia Dijanjikan Naik

"Dengan jumlah mitra yang lebih besar (suplai) di platform kami, kebutuhan transportasi penumpang (permintaan) akan lebih cepat terpenuhi," tambahnya. (asp)

Mitra Pengemudi Ojek Online (ojol)

Tarif Potongan Ojek Online Kini 8 Persen, Driver Mengaku Pendapatan Tak Berubah

Potongan aplikasi Grab dan Gojek resmi turun menjadi 8 persen mulai 1 Juli 2026. Namun, sejumlah driver mengaku pendapatan yang diterima masih relatif sama.

img_title
VIVA.co.id
3 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut