Meregang Nyawa di Sumur Minyak Ilegal

Kebakaran sumur minyak illegal di Desa Pasi Puteh, Rantoe Peureulak, Aceh Timur
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Rahmad

"Secara geologi lokasi tersebut berada pada Formasi Seureula. Wilayah ini merupakan wilayah kerja PT Pertamina EP Aset 1 Field Rantau," kata T Ahmad Dadek kepada wartawan, Kamis, 26 April 2018.

img_title SKK Migas Sidak Sumur Minyak Seleraya Belida Sumsel, Ini Hasilnya

Petugas pemadam kebakaran melakukan pendinginan area ledakan sumur minyak ilegal

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, PT Pertamina menegaskan, kebakaran sumur minyak yang berlokasi di Gampong Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, tidak ada kaitannya secara langsung dengan Pertamina.

img_title Sumur Minyak di Aceh Timur Kembali Terbakar

Direktur Hulu Pertamina, Syamsu Alam, menekankan, sumur itu merupakan sumur minyak ilegal yang aktivitas pengeborannya dilakukan tidak secara sah oleh masyarakat setempat dan bukan Pertamina.

"Jadi, enggak ada (kaitannya). Pertamina membantu memadamkan setahu saya. Jadi, bukan sumurnya Pertamina," kata Syamsu di kantor pusat Pertamina, Jakarta, Rabu 25 April 2018.

img_title Pertamina Kembali Temukan Sumur Minyak Baru di Jambi

Public Relation PT Pertamina EP, Roberth Marchelino Verieza menambahkan bahwa kegiatan sumur ilegal di Aceh Timur dilakukan tanpa memperhatikan prosedur dari pengeboran minyak yang baik, sehingga tanpa melihat aspek keselamatan.   

Menurut dia, sepanjang 2017, Pertamina EP telah berulang kali melakukan sosialisasi bahaya kegiatan pengeboran ilegal dan penutupan-penutupan sumur-sumur minyak ilegal di wilayah kerjanya.

"Terjadinya kegiatan illegal drilling tidak hanya di Aceh, namun juga terdapat di beberapa lokasi antara lain di Sumatera Selatan, Jambi, Jawa Tengah dan Jawa Timur," ujar Roberth dalam keterangan tertulisnya, Kamis 26 April 2018.

Tutup Semua Sumur Ilegal

Kebakaran sumur minyak illegal di Desa Pasi Puteh, Rantoe Peureulak, Aceh Timur

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Wisnu Prabawa Taher, mengatakan, kebakaran sumur minyak ilegal yang memakan korban jiwa tentu akan menjadi pelajaran dari pihak-pihak berwenang.

Saat ini, lanjut dia, pihaknya dan Pertamina EP tengah menangani peristiwa tersebut. Bahkan, SKK Migas juga siap bekerja sama dengan instansi lainnya agar masalah ini bisa teratasi dengan baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wisnu mengungkapkan, PT Pertamina EP Aset 1 sudah mengirimkan tim lengkap pemadam kebakaran. Rencananya tim juga akan melakukan penutupan lubang dan mengontrol gas yang keluar melalui pipa flare.

“Hal seperti ini masih menjadi salah satu masalah yang dihadapi industri hulu migas saat ini. Selain merugikan negara, praktik ini bahayakan masyarakat dan lingkungan karena tidak dilakukan dengan kaidah-kaidah di industri hulu migas,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut