Syiar Perdamaian Sabyan Gambus
- Youtube Sabyan Official
Di samping itu, Sabyan memiliki ujung tombak yang magnetis dan ikonik, yaitu Nissa sang vokalis utama. Tak dimungkiri Nissa memang memiliki kharisma dan karakter suara yang khas.
Tanpa Kompetitor
Setiap lagu yang diunggah Sabyan selalu menjadi viral. Padahal ini bukan kali pertama penyanyi, baik solo maupun grup, membawakan lagu bernuansa religi. Beberapa tahun lalu, solois berkebangsaan Swedia, Maher Zain, sempat merebut hati pencinta musik Islami di Tanah Air. Namun, penerimaan masyarakat pada Maher Zain tak seterbuka seperti pada Sabyan.
Kala itu, peminat Maher Zain adalah kalangan yang telah tersentuh dengan nilai-nilai Islam yang cukup kuat. Dengan kata lain, fans Maher Zain, adalah golongan tertentu yang memang sudah religius. Akan tetapi Sabyan, seolah mampu merangkul dan mempersatukan semua elemen masyarakat, religius maupun nonreligius, dalam musikalitas yang ia sodorkan. Jelas lagu-lagunya membawa pesan Islam, namun pemeluk agama selain Islam, begitu mudah masuk dan betah menjadi pendengar.
Padahal, demi memanjakan telinga pendengar di Indonesia, tembang-tembang Maher Zain yang mayoritas berbahasa asing (Arab, Inggris) diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia, lagu Insya Allah misalnya. Demikian pula penyanyi dan lagu religi Islami asli asal Indonesia, penetrasinya tak se-viral Sabyan.
![]()
Adib Hidayat, pengamat musik, mengomentari terkait mudahnya sebuah karya musik menjadi booming di masyarakat. Menurutnya, takdir ketenaran lagu tersebut adalah misteri yang tak dapat dipecahkan.
“Kalau menurut saya, sebuah lagu bisa nge-hits atau tidak, itu misteri yang tidak bisa dipecahkan. Artinya, tidak ada metode yang paling pas, bagaimana sebuah lagu, yang memiliki notasi tertentu, komposisi tertentu, yang dianggap ini pasti menarik,” katanya pada VIVA, Kamis, 21 Juni 2018.
Namun, Adib menegaskan, ada beberapa faktor di balik sebuah lagu bisa menjadi viral. “Faktornya bisa jadi waktunya tepat, atau ketika kompetitor atau yang lain, tidak mengeluarkan rilis yang akhirnya bisa diterima di masyarakat dan diterima dengan baik,” ujar Adib menambahkan.
Ia mengamati, bahwa belakangan ini sangat jarang artis mengeluarkan album religi, sehingga bisa jadi Sabyan menjadi satu-satunya musisi yang membawa pesan agama, “Dari nama-nama (artis/musisi) yang populer itu jarang sekali yang ada. Kalaupun ada, tidak menjadi hits,” kata Adib.