Menguji Efektivitas Perluasan Ganjil Genap
- ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Tetapi yang dikhawatirkan, kebijakan itu justru akan berlanjut usai Asian Games digelar, termasuk Sabtu dan Minggu, seperti yang diterapkan dalam masa uji coba sekarang ini.
Sebab peluang ke arah sana sangat terbuka, dan sinyalemen dipertahankan sepertinya bakal dilakukan. "Fakta tidak ada penerapan ganjil-genap selama ini di hari libur tidak mengakibatkan titik-titik daerah ganjil genap di Jakarta menjadi macet. Tidak ada urgensi penerapan ganjil genap di hari libur," kata Reinard.
Polisi di sisi lain tak menampik dengan adanya kemacetan akibat uji coba perluasan kebijakan ganjil-genap yang diterapkan.
Namun, peningkatan volume di jalur-jalur alternatif itu diklaim tak sampai berdampak pada kemacetan panjang.
"Jalur-jalur alternatif pasti ada peningkatan volume, kami sudah floating juga," ujar Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto saat dikonfirmasi wartawan.
Kepolisian memahami masih banyak masyarakat yang kaget akan uji coba ini. Apalagi, uji coba belum sepekan berjalan sejak Senin, 2 Juli 2018. Namun, polisi yakin, masyarakat akan paham dengan sosialisasi yang dilakukan untuk menyukseskan Asian Games itu.
"Kita sudah masuk uji coba, tapi ini untuk mematangkan juga guna memberikan pemahaman secara maksimal," katanya.
Bakal Berlanjut?
Walau uji coba sudah diberlakukan, namun polisi saat ini tidak melakukan penindakan terhadap pengendara yang tak taat lalu lintas. Seperti tetap nekat walau pelat nomornya tidak sesuai dengan ketentuan tanggal ganjil-genap.
Polisi mengaku belum tahu soal berapa jumlah pelanggaran yang telah terjadi selama uji coba dilakukan untuk mengukur seberapa taat masyarakat saat uji coba dilakukan. Karena, yang memegang data dikatakan adalah Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta.
"Jadi begini, ini kan leading sektornya dari Dinas Perhubungan, polisi bersinergi mem-backup," tambah Budiyanto.
Sementara terkait apakah ganjil-genap ini akan diteruskan usai Asian Games digelar, polisi belum bisa menyampaikan saat ini.
Karena pihaknya masih perlu melakukan evaluasi seberapa efektif langkah yang dilakukan, termasuk seberapa besar dampak yang diberikan terhadap masyarakat.
Menurut Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusuf, hal itu belum bisa dipastikan. Dia menegaskan, hal tersebut perlu dievaluasi dan dikaji dahulu.