Tak Putus Melawan Teror
- ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana
Saat ini, BSSN sedang bekerja sama dengan para ahli di bidang riset, untuk melakukan deteksi yang tidak hanya terbatas pada aplikasi permainan, namun juga kepada aplikasi sehari-hari yang memungkinkan untuk dijadikan sarana komunikasi.
Kerja sama dengan forum bilateral seperti Badan Siber Malaysia, Singapura, negara-negara tingkat Asia Pasifik, anggota Organisasi Kerja Sama Islam juga telah dilakukan. Kerja sama tersebut dalam bentuk pertukaran informasi.
"Oleh karena itu, kami harus buat tata kelola keamanan siber dengan baik, buat landasan regulasi yang lebih baik, serta menumbuhkan budaya keamanan siber di masyarakat dengan lebih baik," ungkapnya.
Warga Harus Peka
Presiden Joko Widodo pun menanggapi aksi teror yang terjadi di Tanah Air beberapa hari terakhir. Jokowi mengungkapkan, diperlukan upaya bersama untuk mengatasi terorisme yang masih ada di Indonesia saat ini. Seluruh masyarakat diminta bekerja sama dengan aparat untuk melawan aksi radikal tersebut.
![]()
"Kita harus sadar semuanya bahwa yang namanya terorisme masih ada di negara kita. Sebab itu, saya minta seluruh masyarakat ikut kerja sama dengan aparat untuk menyelesaikan masalah ini," kata Presiden, usai meresmikan jalan tol Solo-Ngawi ruas Kartasura-Sragen, Minggu 15 Juli 2018.
Presiden mengungkapkan, pemerintah sudah melakukan berbagai cara untuk menyelesaikan masalah terorisme, baik pendekatan lunak maupun pendekatan keras. Namun, peran masyarakat masih tetap diperlukan.
"Pemerintah saya kira, sudah melakukan pendekatan, pendekatan lunak, pendekatan keras. Semuanya dilakukan, tetapi sekali lagi ini merupakan ancaman yang memang harus diselesaikan dengan baik oleh aparat hukum," ujarnya.