Jemaah Tersesat, Mitos Dosa dan Taubat

Jemaah di Masjidil Haram
Sumber :
  • Beno Junianto/VIVA.co.id

"Kita sebagian konsultan dan pembimbing, harus mengarahkan positif thinking. Tuhan memberi pelajaran di luar kemampuan mereka dan memberikan manfaat agar orang itu menjadi lebih baik," ujar Guru Besar Ilmu Quran dan Tafsir UIN Sunan Ampel, Surabaya, Profesor Aswadi kepada VIVA.

img_title Dirjen PHU Apresiasi Hasil Survei Kepuasan Jemaah Haji oleh Balitbang

Jemaah siapa saja, diminta tetap tenang, saat dirinya merasa kebingungan arah pulang. Jangan menjadi panik. Aswadi menyarankan, jemaah lebih banyak mendekatkan diri kepada Tuhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jemaah yang siapa saja yang datang ke Mekah, harus melakukan pertaubatan ini. Bertaubat, zikir dan istigfar, tak hanya jemaah haji. Siapapun yang datang harus melakukan itu, nabi-nabi saja minta bimbingan dan petunjuk dari Tuhan," ujar Aswadi.

img_title Hasil Survei Balitbang soal Layanan Jemaah Haji, Sangat Memuaskan

Ibadah haji, lanjut Aswadi, membutuhkan pengorbanan fisik dan mental dari jemaah yang melakukannya.

"Tentunya, ibadah pelaksanaan ibadah haji, melibatkan banyak dimensi, baik itu perasaan tutur kata dan tindakan, harus diisi dengan hal yang positif," ucap Aswadi.

img_title 68 Haji Debarkasi Surabaya Wafat, 8 Jemaah Sakit Masih di Arab

Jemaah haji disarankan bisa bersosialisasi dengan jemaah lainnya, khususnya dari Indonesia. "Jangan penuh takabur, jangan sampai lah itu. Kita ini butuh sahabat, jangan sekali mengabaikan teman, sok tahu dan sok jagoan," ucap Aswadi.

Selanjutnya, tips agar tak tersesat>>>

Tips agar tak tersesat

Banyak jemaah haji Indonesia yang tersesat, karena terpisah dari rombongan dan bingung ketika keluar masjid menuju pemondokan.

Menurut Kepala Pusat Kesehatan Haji, Eka Jusuf Singka, tersesat tidak hanya dialami oleh jemaah yang lanjut usia saja, tetapi bisa terjadi pada siapa saja.

“Kita sendiri pun bisa tersesat, tergantung dengan orientasi kita pada saat itu, yaitu orientasi waktu dan tempat. Biasanya kalau orang sehat dan bugar serta mengalami dehidrasi, bisa mengalami kondisi kurang stabil dan mengalami kelupaan, sehingga menyebabkan tersesat,” jelas Eka di Madinah melalui keterangan tertulisnya kepada VIVA.

Untuk mengatasinya, Eka memberikan tips sederhana, yaitu jemaah jangan keluar pemondokan sendiri. Kalau tertinggal di masjid, lihat orang Indonesia pulang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jemaah di Masjidil Haram

“Ikuti saja orang Indonesia tersebut, kemudian lapor di pemondokan. Nanti, akan dibantu oleh petugas yang di pemondokan untuk diantar ke kelompoknya,” ujar Eka.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut