Joni, Pahlawan Cilik dari Timur

Yohanes Ande Kala Marcal alias Joni
Sumber :
  • VIVA/Shalli Syartiqa

Joni, bocah pemanjat tiang bendera di NTT hadir di GBK.

img_title Tahanan Tewas dalam Sel di Sumba Barat, Kapolres: Tak Ada Penembakan

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto angkat jempol kepada Joni. Aksi yang dilakukan Joni dinilai membangun rasa nasionalisme. Panglima TNI pun siap memberikan penghargaan berupa beasiswa hingga lulus SMA. “Panglima TNI memberikan apresiasi berupa beasiswa atas keberanian dan aksi heroik Johannes Adekalla sehingga bendera Merah Putih dapat dikibarkan dalam upacara tersebut,” kata Kapuspen TNI Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah dalam keterangannya, Sabtu, 18 Agustus 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu apresiasi terhadap Joni. Menteri Imam berencana mempertemukan Joni dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Senin, 20 Agustus 2018. “Mau, mau banget ketemu Presiden Jokowi," kata Joni sambil tersenyum malu.

img_title Buktikan Tak Jago Kandang, BUMD Jawa Barat Ekspansi ke Labuan Bajo

Jika bertemu orang nomor satu di Indonesia itu, Joni ingin menyampaikan agar pemerintah memperhatikan sekolah-sekolah. Dia pun mau mengajukan beasiswa hingga lulus sekolah kepada Presiden. Niat itu dikemukakan Joni saat  bertemu pengacara kondang Hotman Paris di sebuah kedai kopi di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu, 19 Agustus 2018.

Yohanes Ande Kala Marcal dan Hotman Paris

img_title Berbuat Asusila hingga Telantarkan Keluarga, 13 Polisi di NTT Dipecat

Joni diundang Hotman Paris ke lokasi tersebut. Tak sekadar mengajak makan, Hotman juga memberikan uang “permen” kepada Joni senilai Rp25 juta. Adik Hotman, Duma yang juga seorang pengacara, turut memberikan hadiah dengan nilai serupa sehingga total yang diterima Joni Rp50 juta.

Hotman menuturkan, melihat video viral Joni saat sedang berdansa di sebuah klub di Bali. Menyaksikan hal itu, Hotman mengaku terharu. "Karena apa saya dari dulu ceramah, kunci sukses itu adalah nyali. Ternyata nyali ini anak murni, manjat begitu tinggi dan dia (Joni) menyelamatkan muka para pejabat saat itu," ujar Hotman.

Demi Merah Putih

Joni mengungkapkan memanjat tiang bendera atas kemauan sendiri dan  spontan. Padahal ketika upacara berlangsung, kondisinya sedang tidak fit. Namun karena dibutuhkan, dia mengabaikan sakitnya.

Joni usai memanjat tiang bendera di NTT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat upacara berlangsung, saya lagi sakit perut dan berada di dalam tenda. Terus saya dengar dari Bapak Wakil Bupati, 'Siapa yang bisa panjat tiang bendera ini', langsung saya lari, lepas sepatu dan panjat itu tiang bendera," ujarnya.

Tanpa pikir panjang, Joni merangsek naik ke tiang setinggi 30 meter. Dia mengaku tidak takut karena dia memiliki satu keinginan, "Saya ingin melihat bendera Merah Putih berkibar.”

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut