Joni, Pahlawan Cilik dari Timur
- VIVA/Shalli Syartiqa
Bagi Joni, soal memanjat bukan hal baru. Dia terbiasa memanjat pohon. Berasal dari keluarga miskin, ayah Joni hanya seorang petani. Mereka tinggal di Dusun Halimutu, Desa Silawan, Belu, NTT.
![]()
Keluarga Joni hidup serba kekurangan. Bahkan, rumah tempat mereka berlindung hanya terbuat dari pelepah pohon gelang. Keseharian Joni tak beda dengan anak lainnya. Namun, dia lebih banyak membantu orangtua ketimbang bermain dengan teman sebaya.Â
Setiap hari, Joni membantu ayah dan ibunya naik turun pohon. Â "Saya biasa panjat pohon, bantu mama. Panjat asam, kelapa, pinang. Tidak takut, tidak ada yang suruh, saya sendiri yang mau. Naik ke atas, untuk ikat tali dan kibarkan bendera. Tidak ada bantuan," katanya.
Kini, perasaan gembira tengah menyelimuti Joni. Dia senang bisa menginjakkan kaki di Jakarta. Dia bungah mendapat berbagai hadiah dan beasiswa.Â
Usai beberapa hari di Ibu Kota, Joni akan kembali ke kampung halamannya. Dia  bakal melanjutkan sekolah untuk menggapai cita-cita menjadi tentara. "Saya mau jadi tentara saja, untuk membela negara," katanya.
Laporan: Frits Floris dari NTT
Â