Wukuf, Kepedulian Sosial dan Perdamaian
- REUTERS/Zohra Bensemra
"TPP telah memberikan alat pelindung diri (APD) yang akan mencegah banyak sekali masalah-masalah kesehatan. Karena masalah kesehatan yang timbul sebenarnya dari faktor risiko yang ada seperti kelelahan ataupun cuaca. Ini bisa kita minimalkan bila jemaah patuh menggunakan APD dan mengikuti saran TKHI (Tenaga Kesehatan Haji Indonesia)- nya."
Menteri Agama menyempatkan memantau posko kesehatan yang berada di maktab 20 di Arafah. Berdiri tegak dengan tenda besar, posko Klinik Kesehatan Haji Indonesia mampu menampung ratusan jemaah haji Indonesia.
"Saya melihat pos kesehatan kita Alhamdulillah kondisinya lebih baik dari tahun lalu karena lantainya saat ini sudah tertutup oleh triplek dan dilapisi plastik kapasitasnya 60 bed di sana. Alhamdulillah memadai," ujarnya.
Logistik tak kalah penting dari kesehatan. Untuk itu, Menag menyempatkan diri singgah di dapur pembuatan katering bagi jemaah haji asal Indonesia. "Saya juga sempat melihat dapur dan tempat mengemas makanan yang ada jemaah haji ya Alhamdulillah itu sudah pada tahap akhir dari dari proses packing pengemasan itu ya makan setiap waktu makan pagi siang malam Alhamdulillah langsung didistribusikan," ujarnya menjelaskan.
Pelayanan yang Memuaskan
Penyelenggaraan haji tahun ini terbilang mendapat acungan jempol dari jemaah haji Indonesia. Mulai dari persiapan di embarkasi masing-masing, juga saat di bandara dan menuju hotel hingga pelayanan katering atau konsumsi yang memuaskan. Kateringnya seratus persen menu asli Nusantara.
Ribuan jemaah haji Indonesia merasa puas dengan inovasi terbaru yang diterapkan oleh Kementerian Agama RI kepada jemaah haji Indonesia. "Alhamdulillah makanan enak, pelayanan hotelnya bagus dan bus salawatnya tepat waktu," ujar Kosasih, jemaah asal Samarinda kepada VIVA.
Jemaah haji tahun ini seperti dimanja dengan fasilitas yang diberikan Pemerintah Indonesia. Hal itu dilakukan demi kelancaran pelaksanaan haji.
Menteri Agama juga memantau langsung hal tersebut saat berjumpa dengan jemaah haji di sejumlah hotel di Mekah. "Alhamdulillah sejauh ini dari pemantauan yang kita lakukan, jemaah merasa puas dengan pelayanan hotel, kondisi kamar dan katering serta bus salawat. Ini tentu sesuatu yang patut kita syukuri,” kata Menag.