Pria Cirebon di Balik Set Megah Crazy Rich Asians

Crazy Rich Asians
Sumber :
  • Warner Bros. Pictures

Film pertama pria kelahiran Cirebon, 23 Januari 1980 ini adalah film Jepang berjudul Joker Game, lalu film Singapura, 1965, dan film China, Lost in Pacific. Teddy pun pernah terlibat dalam film Beyond Skyline karya Liam O'Donnell yang menggaet Iko Uwais dan Yayan Ruhian sebagai bintangnya.

img_title Mirip Crazy Rich Asian, Ini Pengalaman Naik Kapal Pesiar Super Mewah

Di film itu, Teddy masih berperan sebagai standby propsman atau on set props. "Tugas kru on set props adalah menyiapkan semua props atau barang yang akan digunakan oleh pemeran utama atau pemeran pembantu pada saat shooting. Maksudnya adalah setelah barang-barang tersebut dibeli atau dibuat, tugas on set props adalah menyiapkan untuk tiap hari shoot dan tiap adegan," Teddy menjelaskan tugasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, film pertama Teddy sebagai set designer di film Hollywood dimulai lewat serial Marco Polo yang tayang di Netflix. Teddy juga menjadi art director untuk film Beirut, di mana dia mendesain hampir seluruh set-nya.

img_title Crazy Rich Asian, Antara Pembuktian dan Pengakuan

"Mungkin faktor keberuntungan dan kebetulan memegang peranan besar di sini," katanya rendah hati.

Kesempatan Teddy mengibarkan sayap kariernya makin luas, karena setelah menyelesaikan Beirut, Teddy mendapat tawaran dari Supervising Art Director Crazy Rich Asians, Gary Mackay, untuk ikut mengerjakan film tersebut. Tentu saja, sisanya adalah sejarah.

img_title Wow! Pernikahan Mewah Crazy Rich Indians Tampilkan Beyonce

Crazy Rich Asians

Crazy Rich Asians

Dalam Crazy Rich Asians, Teddy punya peran yang cukup besar sebagai set designer. Pria yang berdomisili di Jakarta tersebut mendesain set-set penting di film karya sutradara Jon M. Chu ini. 

"Saya menangani set interior pesawat, lalu kedua set pernikahan, rumah keluarga Goh, sebagian dari Tyersall Park, dan set toko perhiasan," ujar Teddy menyebutkan sejumlah hasil kerjanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mendesain interior pesawat merupakan salah satu pengalaman baru untuk Teddy. Keputusan Singapore Airlines menolak menjadi sponsor untuk Crazy Rich Asians membuatnya banyak belajar.

Dalam mendesain set ini, Teddy melakukan riset terlebih dahulu. Dia mengumpulkan beragam desain first class dari maskapai-maskapai penerbangan yang ada, lalu menggabungkan elemen-elemennya menjadi satu set seperti yang terlihat dalam adegan Nick Young dan Rachel terbang menuju Singapura tersebut. Hasilnya, terasa berkelas bukan?

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut