Pertarungan Dimulai, Jokowi 01 Vs Prabowo 02
- REUTERS/Darren Whiteside
Jokowi menyatakan, bahwa untuk memajukan negara memang banyak rintangan, hambatan, dan perlawanan. "Tetapi tidak boleh kita menyerah, hanya ada satu pilihan: Indonesia maju,” tegasnya.
Sementara Prabowo Subianto dalam sambutannya menyampaikan, seluruh rakyat diharapkan agar melaksanakan pemilu dengan sejuk, damai dan semangat kekeluargaan, untuk mencari yang terbaik bagi bangsa.
"Bukan untuk cari kesalahan atau kekurangan masing-masing. Kita harus merasakan, bahwa kita semua satu keluarga besar, NKRI. Karena itu kita harus menyikapi ini semua, persoalan bangsa, persoalan keluarga besar kita," kata Prabowo.
Prabowo berharap semua pihak bersikap tenang, bijak, tidak emosional, menahan diri dan menyongsong proses demokrasi dengan baik, tenang. Dia berharap semua pihak melaksanakan tugas sebaik-baiknya.
Dari semua rangkaian proses pengambilan nomor urut, kedua pasangan sepakat menambahkan angka '0' di depan nomor urut mereka. Hal itu dilakukan karena untuk menghindari adanya menguntungkan salah satu partai. Sebab dalam Pemilu 2019 akan ada partai yang memiliki nomor urut 1 dan 2.
Tahapan Kampanye
Pelaksanaan pilpres dan pileg akan berlanjut pada tahapan kampanye calon Anggota DPR, DPD, dan DPRD, serta pasangan calon presiden dan wakil presiden. Tahapan ini berlangsung sejak 23 September 2018 sampai 13 April 2019.
Sejumlah strategi telah disiapkan partai koalisi dan tim pemenangan kedua kandidat capres dan cawapres untuk meraih simpati masyarakat. Dari daftar pemilih tetap, KPU memutuskan ada sebanyak 185.732.093 pemilih dan 805.075 tempat pemungutan suara di seluruh Indonesia. Jumlah pemilih laki-laki sebanyak 92.802.671 dan pemilih perempuan mencapai 92.929.422.
Jokowi memaknai nomor 01 yang diperolehnya dalam kontestasi Pilpres 2019. Menurut dia, nomor satu makin memudahkannya berkomunikasi ke publik dalam berkampanye. Komunikasi itu ditujukan agar pesta demokrasi lima tahunan ini berjalan damai, meski dihadapkan pada beda pilihan.
"Ya, Alhamdulillah, kita mendapatkan nomor urut satu. Ini memudahkan kita berkomunikasi dengan masyarakat. Karena kita ingin bersatu," kata Jokowi
Jokowi menambahkan, setelah penetapan nomor urut ini, tim kampanyenya langsung bersiap menentukan semboyan, logo dan model kampanye yang akan disampaikan ke publik. Ia memastikan, semuanya itu akan rampung pada 23 September 2018, waktu pertama dimulainya masa kampanye.