Polemik Pajak Rokok untuk BPJS Kesehatan

Ilustrasi BPJS Kesehatan
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Adapun pemotongannya maksimal, yaitu sebesar 75 persen dari 50 persen alokasi penerimaan pajak rokok daerah. Artinya, pemotongan pajak rokok di setiap daerah akan berbeda-beda.

img_title 86 Rumah Sakit Perkuat Perlindungan Kesehatan Masyarakat Jabar, Ini Daftarnya

"Jadi, nanti beda-beda setiap daerahnya, Maksimumnya 37,5 persen dari 50 persen alokasi dikali 75 persen dari pajak rokok, yang akan dibagikan ke masing-masing daerah," jelas Mardiasmo, di kantornya, Jumat lalu, 21 September 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun potensi pajak rokok yang bakal dipakai untuk BPJS Kesehatan, lanjut Mardiasmo, mencapai Rp1,1 triliun. Hitungan itu berasal dari lima bulan pajak dibagi satu tahun, dikalikan jumlah pajak rokok yang akan dibagi kepada daerah.

img_title 21 Layanan Medis Ini Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan, dari Behel hingga Pengobatan Eksperimen

"Kita sesuaikan dengan jumlah tunggakan Pemda. Lima bulan dari Agustus, sampai Desember. Jadi, lima dibagi 12 bulan dikalikan Rp5,51 triliun, yang akan kita potong (untuk BPJS) Rp1,1 triliun,” ucapnya.

Sedangkan bila dana tersebut tak tercukupi untuk pembayaran defisit BPJS Kesehatan, Mardiasmo menuturkan, pihaknya akan melakukan sejumlah bauran kebijakan.

img_title Penjualan Eceran Naik, Makanan hingga Rokok Jadi Penopang Belanja Warga RI

Direktur INDEF, Enny Sri Hartati mengungkapkan, dalam menyelesaikan defisit dari BPJS Kesehatan, sebaiknya pemerintah selesaikan dulu masalah tekornya perusahaan tersebut. Sebab, ini tidak terjadi tahun ini saja.

Hal itu, kata Enny, sangat penting dilakukan, karena bila tak segera diselesaikan tahun ini, tekor anggaran BPJS bisa terjadi lagi atau bahkan bisa lebih besar lagi di tahun-tahun selanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini harus ada penyelesaian, ya itu nanti mekanisme pemerintah mau diambil bagaimana, itu tergantung pemerintah, Kementerian Keuangan," jelasnya kepada VIVA.

Ia menambahkan, pentingnya penyelesaian masalah defisit BPJS Kesehatan ini tentu sangat ditunggu publik. Sehingga, harus ada audit dan evaluasi menyeluruh alasan peningkatan defisit dari badan jaminan kesehatan itu. (asp)

Ilustrasi Kesehatan

Integrasi Pembiayaan Kesehatan Didorong, Rumah Sakit dan Asuransi Perkuat Efisiensi Layanan

Integrasi pembiayaan kesehatan melalui KAPJ didorong untuk meningkatkan efisiensi penjaminan, transparansi biaya, dan keberlanjutan layanan kesehatan.

img_title
VIVA.co.id
14 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut