Drama Kebohongan Ratna Sarumpaet

Ratna Sarumpaet.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Galih Pradipta

"Itu yang terjadi. Itulah yang terjadi, jadi tidak ada penganiayaan itu hanya cerita khayalan yang diberikan setan mana ke saya dan berkembang," kata Ratna. Ia terdiam sejenak, lalu kembali melanjutkan pernyataannya bahwa tak ada penganiayaan yang ia alami. 

img_title Pengacara Minta Ratna Sarumpaet Dibebaskan


Hoax Bergulir Seharian

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah Ratna, yang kabarnya diculik dan dianiaya meruak sejak Selasa pagi, 2 Oktober, hingga malam hari. Salah seorang penyebar foto wajah sembab dan lebam Ratna di Facebook adalah Aminudin Atbar. Pria yang juga Ketua Presidium 212 dan Gerakan Nasional Cinta NKRI atau Genari itu mengunggah foto Ratna dengan wajah lebam dan terlihat babak belur pada Selasa pagi, sekitar pukul 10.07 WIB. Aminudin Atbar menggunggah foto tersebut dengan kalimat, "Kepada para penegak hukum yang terhormat, tolong usut tuntas dugaan kekerasan yang dilakukan oleh orang-orang pengecut untuk mengusut dugaan kekerasan yang dilakukan oleh orang-orang pengecut. Kanda Ratna Sarumpaet diduga diculik dan dianiaya oleh orang tak dikenal. Sungguh kami sangat prihatin. Kok sama aktivis perempuan kasar banget ua."

img_title Ratna Sarumpet Divonis Dua Tahun, Jaksa Ajukan Banding

Saat dikonfirmasi VIVA melalui telepon, Amin membenarkan kabar penganiayaan terhadap Ratna tersebut. Ia juga menyatakan kegeramannya. Ia mengatakan, Ratna dipukuli dan kejadiannya di Bandung. Amin mengaku tak tahu siapa yang melakukan aksi keji tersebut, tetapi dia mengutip cerita dari sopir Ratna bahwa ada sejumlah orang yang menyerang saat aktivis perempuan itu berada di dalam mobil. "Saya dan kawan-kawan di gerakan ini meminta, agar polisi mengusut tuntas kasus ini. Negara ini harus siap berdemokrasi. Siapa pun tidak boleh melakukan kekerasan pada aktivis, siapapun tidak boleh melakukan kekerasan terhadap perempuan," ujarnya, Selasa, 2 Oktober 2018.

Tak hanya wartawan yang tertipu, tapi juga banyak tokoh politik. Mulai dari Rachel Maryam, Hanum Rais, Fadli Zon, Sandiaga Uno, hingga Amien Rais dan Prabowo Subianto. Kedua tokoh terakhir bahkan sempat mendatangi Ratna, berbincang, hingga menggelar jumpa pers untuk mengutuk kejadian yang menimpa Ratna dan meminta pemerintah mengusut tuntas dan menangkap pelaku pemukulan dan pengeroyokan. 

img_title Ratna Sarumpaet Akhirnya Ajukan Banding Kasus Hoax

Drama mengutuk keras, dibumbui tuduhan bahwa apa yang terjadi pada Ratna adalah karena perbedaan pandangan politik, berlangsung seharian. Cuitan, pernyataan ke media oleh tokoh-tokoh politik yang mengutuk 'aksi biadab' berlangsung sejak siang hingga malam hari. Puncaknya adalah pernyataan sikap yang disampaikan oleh Prabowo Subianto yang didampingi Amien Rais. Jagad media sosial dan media online seolah berkejaran memberitakan. Sebagian besar pendukung Prabowo sudah langsung mengarahkan tuduhan mereka, apa yang terjadi pada Ratna adalah aksi kubu sebelah, yaitu kubu petahana.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut