Becak Mengaspal Lagi di Jalan Jakarta

Pengemudi becak menanti penumpang di Selter Becak Terpadu, di Jalan K Pejagalan,
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

VIVA – Ada kabar baik untuk anak zaman old. Becak, salah satu transportasi zaman itu, kini bakal eksis lagi di Jakarta. Bedanya di zaman now, transportasi ini akan mengaspal di jalan-jalan Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tengah memperjuangkan keberadaan becak di Ibu Kota.

img_title Angkot, Becak dan Delman di Jabar Setop Beroperasi selama Arus Mudik, Dapat Kompensasi Rp200 Ribu per Hari

Anies bahkan mengatakan telah mengubah Peraturan Daerah Nomor 8 tahun 2007 mengenai ketertiban umum untuk menampung wacana operasi becak di Jakarta. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini punya alasan. Sebelum aturan itu diterapkan, Anies mengaku sudah berkomunikasi langsung dengan para tukang becak di Jakarta. Mereka yang masih eksis mengaku diperas 'preman'  karena peraturan daerah yang kurang jelas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mereka tidak memiliki aturan, mereka menjadi subjek pemerasan. Jadi mereka semakin menjadi karena subjek segala macam terhadap tekanan," ucap Anies di kantornya, hari ini.

img_title Jabar Liburkan Angkot hingga Becak saat Libur Natal dan Tahun Baru, Dapat Kompensasi Rp 200 Ribu per Hari

Selain itu, Anies juga mengatakan bahwa keberadaan becak di Jakarta dibutuhkan oleh warga DKI. Menurutnya, kesejahteraan pengemudi juga harus diberikan porsi yang proporsional.

"Jika ingin memberikan kesetaraan dan kesempatan, berilah kesempatan proporsional di dalam menggambarkan harapan abang becak untuk bisa merasa sejahtera di kota ini," ujarnya.

img_title Prabowo Ungkap Indonesia Bakal Produksi Motor dan Mobil Sendiri

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Anies menambahkan, pengoperasian becak di kawasan DKI Jakarta untuk memudahkan kaum ibu yang akan berbelanja di pasar. Selama ini, dia melihat jika banyak kaum ibu yang kesulitan membawa barang belanjaannya dari pasar lantaran tidak ada kendaraan yang mudah dijangkau.

"Dari pasar untuk keluar dan ke dalam ya. Jadi pakai becak itu realita saja karena itu saya ingin mengatur kepastian hukum, untuk perlindungan agar mereka bisa hidup dengan layak di Ibu Kota," ujar Anies.

Anies mengatakan, para pengemudi becak akan mendapatkan wilayah khusus beroperasi. Hal itu dilakukan agar para pengemudi becak tidak beroperasi di wilayah lain yang akan menimbulkan dampak. "Tidak ada jalur khusus. Jadi bukan jalur khusus tapi wilayahnya saja. Jangan dibayangkan, mereka akan berkeliaran di mana-mana," ujar Anies.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ditolak dewan


Anies menjelaskan alasan revisi terkait pelegalan becak di Ibu Kota. Bahkan dia sudah mengirimkan surat ke DPRD. "Suratnya sudah saya kirim sekitar dua bulan lalu. Jangan hanya memfasilitasi mereka yang besar, semua tentu ingin yang besar tumbuh tapi jangan menggilas yang kecil," kata Anies di Balai Kota, Kamis, 11 Oktober 2018.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut