Jatuh Bangun Esemka

Mobil Esemka Garuda
Sumber :
  • Facebook

VIVA – Suasana Kota Solo, Jawa Tengah pada Sabtu 10 November 2012 sangat meriah. Satu unit mobil berwujud sport utility vehicle tampak dipajang di Solo Techno Park. Warga yang berkerumun saling berebut maju, penasaran ingin bisa melihat dari dekat.

img_title Prabowo Targetkan Mobil Nasional Diproduksi Massal Akhir 2028, Pabriknya Sudah Dibangun

Apa yang mereka rasakan merupakan hal yang wajar. Mengingat, kendaraan yang melintas tersebut bukan mobil biasa. Itu adalah Esemka, kendaraan yang digadang-gadang bakal jadi mobil nasional pertama di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adalah Sukiyat, pria kelahiran 1957 yang berhasil menyita perhatian Presiden Joko Widodo, saat beliau masih menjabat sebagai Wali Kota Solo. Mobil yang dibangun di bengkelnya bersama anak-anak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) akhirnya tenar hingga ke penjuru negeri.

img_title Insentif EV Belum Jelas, Menko Airlangga: Kita Sedang Persiapkan Mobil Nasional

Malang, perjalanan Esemka ke kancah nasional harus terhenti. Pemerintah pada 2013 mengesahkan hadirnya kendaraan baru yang murah dan ramah lingkungan, atau lebih dikenal dengan istilah low cost green car.

Joko Widodo duduk di atas kap mesin mobil Esemka yang telah dinyatakan lolos uji emisi. Saat itu Jokowi masih menjabat Wali Kota Solo.Harga satu unit mobil Esemka buatan PT Solo Manufaktur Kreasi atau SMK yang kala itu dipatok sekitar Rp140-150 juta, tentu tidak akan dilirik oleh konsumen. Sebab, mereka bisa membeli mobil LCGC buatan pabrikan Jepang dengan harga lebih murah Rp30-40 juta.

img_title Mobnas Malaysia Ekspansi Pabrik EV hingga 42 Ribu Unit per Tahun, Indonesia Kapan Nih?

Banyak pihak kecewa dengan keputusan pemerintah. Jokowi yang kemudian bergeser ke Ibu Kota menjadi Gubernur DKI Jakarta juga mengecam kehadiran mobil murah buatan asing.

Menurutnya, kehadiran mobil murah akan mementahkan rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan kebijakan nomor ganjil genap dan Electronic Road Pricing (ERP) atau jalan berbayar.

"Kami mau apa? Mau antisipasi bagaimana? Nanti kalau kami buat kebijakan genap ganjil dan ERP, tapi ada mobil-mobil murah, ya percuma," kata Jokowi kala itu.

Suzuki Karimun Wagon R, LCGC dari Suzuki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah menjabat sebagai Presiden, nama Jokowi dan Esemka kembali disebut-sebut. Kali ini, gara-gara ia berkunjung ke Malaysia dan menyaksikan penandatanganan kesepakatan kerja sama antara Proton dengan PT Adiperkasa Citra Lestari pimpinan AM Hendropriyono.

Banyak pihak menduga, Jokowi hendak membangkitkan kembali Esemka dengan cara menggandeng pabrikan mobil nasional Malaysia. Isu makin santer terdengar, kala muncul PT Adiperkasa Citra Esemka Hero atau ACEH, yang juga dikomandoi Hendropriyono.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut