Geger YouTube Tumbang
- Instagram/@marissa_dikaia
YouTube juga menjadi sarang untuk mencari uang dan ide kreativitas. Bisa dilihat dari jumlah pencipta konten yang membagi konten mereka per 24 Juni 2018 yakni 50 juta pengguna.
Selanjutnya rata-rata sesi untuk menonton video di YouTube mencapai 40 menit per 24 Juni 2018. Rata-rata waktu menonton YouTube itu naik 50 persen dibanding periode yang sama pada tahun lalu.Â
YouTube juga mencerminkan untuk menjadi platform video nomor wahid di dunia. Tiap hari ada 5 miliar video yang ditonton, 500 juta view mobile YouTube per hari, 300 jam video diunggah per menitnya berdasarkan data per 24 Juni 2018.
Hidup tanpa YouTube
Kedigdayaan YouTube memang tak terbantahkan. Chief Executive Officer SociaBuzz, Rade Tampubolon, mengatakan, YouTube sudah menjadi  kebutuhan bagi pengguna internet saat ini. Bukan cuma bagi pengguna individu, tapi juga bagi entitas bisnis misalnya perusahaan atau pemilik merek.Â
Secara fungsi, YouTube dengan berbagai fiturnya dimanfaatkan entitas bisnis untuk saluran pemasaran, sedangkan bagi individu bisa memakai YouTube untuk mendulang uang dengan konten kreatifnya. Makanya belakangan ini muncul sebutan profesi baru, YouTuber, alias konten kreator yang mendulang penghasilan lewat videonya di YouTube.
"Nah, kalau YouTube down beberapa menit banyak hal value yang hilang ya. Karena sudah begitu kuat, tiap detik, menit, dan jam (memakai YouTube). Jadi ada value dihasilkan, nah kalau down, pastinya value hilang. Ya jadi cukup galau," ujarnya kepada VIVA.Â
Rade menilai, sebagai platform, YouTube memang punya keunggulan dibanding platform media sosial lain. YouTube menggabungkan dua sensor visual dan audio yang cenderung lebih asyik dan enak dikonsumsi dibanding dengan konten teks yang dominan pada aplikasi media sosial yang melibatkan aktivitas membaca.
Menurutnya, kekuatan YouTube yang lainnya, yakni platform ini telah mewujud menjadi pusat informasi utama setelah mesin pencairan Google.
"Mau nyari apa pun, dari tutorial sampai informasi ada di situ. Dia (YouTube) bisa dikatakan search engine terbesar kedua setelah Google. Jadi ya kalau YouTube down, ya kayak powerless enggak berdaya. Enggak ada platform video yang sekuat YouTube," ujarnya.