Untuk Jadi Cantik, Perlukah Suntik?
- http://www.vestyles.com
Amankah suntik putih?
Meski memberikan sejumlah manfaat dan hasil yang cukup cepat jika rutin dilakukan, namun suntik putih atau vitamin C masih menjadi perdebatan, baik mengenai efek samping hingga keamanan dalam melakukan treatment tersebut. Delilah mengatakan bahwa prosedur ini cukup aman, asal tidak dilakukan sembarangan dan terpantau oleh ahlinya.
Jika suntik dilakukan sembarangan dan berlebihan tanpa kontrol dokter, akan menimbulkan efek merugikan. Misalnya, infeksi kulit, ruam, gatal hingga memar. Selain itu, juga bisa memicu gangguan fungsi ginjal hingga menyebabkan gagal ginjal dan kematian.
"Reaksi yang paling bahaya itu kalau penyuntikan tidak dengan dokter, terjadi shock anaphylactic. Itu hitungannya bukan menit, per detik sudah terjadi kematian," katanya.
Jika bukan ahli yang melakukannya, orang awam tidak akan mengetahui kandungan larutan yang digunakan dengan tepat. Sebab kandungan yang tidak cocok atau tepat bisa menimbulkan reaksi alergi.
Dan, alergi yang paling berbahaya dan berpotensi berujung maut adalah anaphylaxis. Reaksi alergi ini bisa menimbulkan gatal dan ruam di sekujur tubuh dan tidak hanya di area yang terekspos pemicu alergi, napas tercekat dan sesak, tenggorokan terasa menyempit, sehingga sulit bernapas dan suara yang menjadi serak serta rasa kebas pada tangan, kaki, bibir, hingga kulit kepala.
Sementara itu, jika ahli yang melakukan, sebelum suntik putih, pasien akan menjalani skin test untuk suntik putih dengan kandungan protein atau pemeriksaan fungsi ginjal untuk suntik dengan kandungan vitamin C.
Untuk suntik dengan vitamin C, jika ginjal normal, treatment bisa dilakukan, tapi disarankan setelah makan. Bagi pasien perokok dan sering terkena polusi, dosis yang diberikan biasanya dua kali dibanding biasanya atau memberikan tambahan paket berikutnya setelah paket sebelumnya selesai.
Dewi pun mengaku sebelum melakukan treatment ini, dia akan makan dan setelahnya banyak mengonsumsi air mineral 2-3 liter sehari. Makan untuk mencegah terjadinya kenaikan asam lambung dan banyak minum, supaya ginjal mampu melarutkan kadar asam yang tinggi. Â
![]()
Selain banyak minum setelah melakukan treatment, hal lain yang perlu diperhatikan adalah wajib menggunakan tabir surya secara rutin yang diaplikasikan setiap dua jam sekali. Sebab, jika warna kulit kembali cokelat, efek suntikan tidak akan terlihat. Bahkan, bagi pasien yang doyan liburan ke pantai, harus mengubur hobinya ke sana.