Gundala Baru yang Mengejutkan
- Screenplay Films
"Beberapa kali dia digambarin, ketika dia buka liontinnya, keluar asap dan tiba-tiba dia sudah berubah jadi Gundala," kata Andy bercerita kepada VIVA.
Untuk versi film, Joko Anwar melakukan sejumlah perubahan, dengan tujuan lebih realistis dan masuk akal. Meski baru mengungkap penampilan bagian atas Gundala, namun Joko menyebut, akan melepas celana dalam merah yang dipakai di komiknya.
"Kita membuat film Gundala yang realistis, enggak yang tiba-tiba kostumnya datang dari langit. Semuanya dibikin make sense. Pertama yang kita take away adalah celana dalamnya, karena itu enggak compatible ya," ujar Joko Anwar dalam acara Indonesia Comic Con, Senin, 29 Oktober 2018.
Gundala memang tak melepas kuping yang seperti sayap, namun bahannya dibuat lebih mirip dari baja. Sementara itu, Gundala versi film juga menggunakan kacamata goggles, tidak hanya topeng saja.
"Nanti bisa dijelaskan di filmnya. Kenapa dia menggunakan kuping, menggunakan goggles, dan kenapa menggunakan mask," kata Joko menambahkan.
BumiLangit Revolusi
![]()
Kehadiran film Gundala sebagai jagoan super asli dari Indonesia memang jadi harapan baru untuk dunia perfilman Tanah Air. Gundala diharap bisa jadi pintu untuk munculnya film-film jagoan dari bumi Nusantara.Â
BumiLangit yang menjadi rumah Gundala memang tak menampik, ingin menghidupkan lebih banyak karakter jagoan lainnya. Di komiknya, BumiLangit punya BumiLangit Revolusi yang merupakan proyek universe para karakter super mereka.
"Di sana kami me-remake, reboot, membuat ulang cerita dari karakter-karakter dan kita gabungkan. Dulu kan kita buat jagoan-jagoan, silat-silat, sendiri-sendiri. BumiLangit Revolusi ini kita buat komiknya agar mereka bisa bertemu. Kenapa sih mereka dari yang beda-beda bisa ketemu," Andy menjelaskan.
Di BumiLangit Revolusi, sejumlah karakter yang muncul antara lain Sri Asih, Maza, Si Buta, Mandala, dan sebagainya. Ceritanya sudah digarap dan bisa dibaca gratis di Facebook BumiLangit.
Namun terkait filmnya, sejauh ini belum bisa mengungkap rencana ke arah tersebut. Adaptasi dari komik ke film ini akan berada di bawah BumiLangit Cinematic Universe.
"Nanti untuk sinema ada universe-nya sendiri dan belum tentu sama dengan komik. Jadi masing-masing beda. Kadang kan memvisualisasikan komik ke film itu susah. Kalau komik bikin ledakan-ledakan gampang, kalau film kan mungkin mahal," ujarnya lagi.