AS Menghukum, Iran Melawan
- Secreenshot Video CNN.com
Bahkan sebelum sanksi resmi diberlakukan pada Senin, ekonomi Iran memang sudah melambat bahkan cenderung stagnan. Harga-harga kebutuhan pangan di negara itu juga melonjak naik akibat inflasi yang tinggi.mTingkat ekspor Iran dalam setahun terakhir memang drastis menurun. Tak ayal, sejak Mei, AS memang
sudah memberikan ultimatum agar negara-negara ancang-ancang menyelesaikan transaksi perdagangan dengan Iran jika tak mau diputus hubungannya dengan AS.
“Kami menghadapi perang,” ujar Rouhani merespons sanksi.
Produksi Minyak Turun
Berdasarkan organisasi negara-negara pengekspor minyak atau OPEC, produksi minyak Iran turun sekitar 150.000 Barel per hari. Sejak Juni tahun ini, impor ke negara-negara Eropa melorot khususnya ke Prancis, Italia dan Spanyol. Bahkan perusahaan minyak Prancis Total hengkang dari negara itu pada pertengahan Juli lalu dengan alasan tak mendapatkan konsesi dari AS.
Tak bisa dipungkiri, Iran lebih setahun terakhir masih dilanda krisis ekonomi. Saat ini dicatatkan bahwa kurs perdagangan untuk Iran per US$ adalah 145.000 Rial Iran sementara tahun lalu per US$ masih sekitar 40.500 Rial sebagaimana dicukil dari laman The Guardian. Sanksi ekonomi khususnya energi dari AS dipastikan bisa membuat Iran semakin sengsara.
Padahal sektor energi merupakan sumber pendapatan ekonomi terbesar negara Republik Islam itu. Hingga 80 persen sumber penerimaan Iran dari sektor energi. Menurut analisis Badan Informasi Energi AS, sanksi dan tekanan ini akan memukul Iran dan bisa memutus “garis hidup” negara tersebut.
Sektor-sektor yang terimbas sanksi AS antara lain:
1. Semua operator pelabuhan dan perkapalan Iran yang biasanya berhubungan dengan pengiriman minyak dan gas
2. Produk-produk minyak dan turunannya asal Iran termasuk mendaftarhitamkan transaksi terkait minyak dan sumber energi
3. Transaksi bank yang dilakukan secara internasional dengan institusi keuangan Iran dan pelarangan transaksi dengan Bank Sentral Iran
4. Perusahaan asuransi dan reasuransi yang biasanya diperlukan untuk pengiriman minyak dan gas
5. Segala perusahaan AS yang dikontrol perusahaan AS dan milik perseorangan AS yang ada di Iran
6. Nama-nama figur asal Iran yang dicoret AS
7. Transaksi Iran yang menggunakan sistem SWIFT yang berbasis di Eropa direncanakan AS juga akan melengkapi sanksi AS itu.