Si Gesits, Belum Tayang Banjir Pesanan
- Instagram @gesitsmotor
![]()
“Enggak usah lah payung-payungan (payung hukum). Nambahin urusan saja senangnya. Asal kompetitif, barangnya bagus, konsumen pasti serbu. Hukum bisnis ya begitu.” ujarnya.
Salah satu faktor yang membuat Jokowi kagum dengan Gesits adalah proses pembuatannya. GTI mengklaim bahwa motor itu dibuat oleh anak bangsa dan dengan komponen lokal yang kandungannya sangat tinggi.
Kehadiran Gesits didukung oleh banyak pihak. Antara lain PT WIjaya Konstruksi sebagai manufaktur, PT Pindad menyediakan motor penggerak, dan komputer pengatur buatan PT Len Industri.
Pesanan berjibun
Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi, Muhammad Nasir menjelaskan, kehadiran motor lsitrik akan memberi dampak positif dalam hal polusi udara dan penghematan. Biaya operasional motor listrik diklaim lebih rendah ketimbang model konvensional.
“Saat uji coba, dalam sehari biaya operasional Gesit hanya berkisar Rp9 ribu. Lebih murah tiga kali lipat bila dibandingkan motor berbahan bakar fosil,” ungkapnya
Ketertarikan akan motor listrik tidak hanya muncul di kalangan pemerintah saja, namun juga sudah menjalar ke level Tentara Nasional Indonesia. Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto tertarik dengan motor tersebut.
![]()
"Setelah saya melihat foto Bapak (Jokowi) mengendarai sepeda motor bermerek Gesits karya anak bangsa ini, muncul ide mengalokasikan beberapa ribu unit untuk operasional Babinsa," tulisnya dalam akun Twitter miliknya.
Soal jumlah pesanan, Harun mengungkapkan bahwa jumlahnya kini sudah mencapai puluhan ribu unit. Meski, harga belum juga dimunculkan secara resmi.
“Yang pesan Telkom, Kadin Bali, PLN, Bank BJB, Menristekdikti untuk kampus-kampus, Presiden Jokowi, dan akan datang Panglima TNI untuk Babinsa,” ujarnya kepada VIVA.
Hal lain yang tak kalah menakjubkan, motor tersebut sudah ditaksir oleh tiga negara. Tak tanggung-tanggung, salah satu peminatnya adalah negara di Benua Eropa.
![]()
Chief Executive Officer Garansindo Group, Muhammad Al Abdullah mengatakan, perusahaannya memang bercita-cita agar produk motor Gesits bukan hanya bisa diterima oleh masyarakat Indonesia, namun juga bisa menjadi produk global.
"Kan cita-citanya bukan hanya untuk pasar lokal, untuk ekspor juga. Saya enggak bisa sebut detailnya, tapi dua dari negara Asia Tenggara dan satu Eropa. Ini yang serius ya, kalau yang datang lihat doang sih banyak," ungkapnya beberapa waktu lalu.