Jalan Perkasa Jenderal Andika Pimpin Angkatan Darat
- ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
![]()
Setelah enam bulan sebagai Pangdam, Andika lalu dilantik menjadi Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan (Dankodiklat) TNI AD. Kembali berselang hanya sekitar enam bulan, tepatnya Juli 2018, dia diangkat menjadi Pangkostrad. Tak sampai enam bulan kemudian, promosi Andika melesat lagi. Dia menjadi KSAD.
Respons Andika
Usai pelantikannya di Istana Negara, Andika Perkasa mengatakan juga baru tahu akan diangkat menjadi KSAD oleh Presiden Jokowi. Bahkan pria yang menikahi putri sulung AM Hendropriyono, Diah Erwiany itu mengaku sehari sebelumnya tak tahu pasti soal penunjukannya. Dia menyebut secara umum yang harus dia kerjakan nanti adalah soal kebijakan dan pembinaan di Angkatan Darat.
“Kita lihat yang mana perlu diubah dan yang jelas banyak yang perlu saya lanjutkan,” kata Andika usai dilantik di Istana Negara Jakarta, Kamis 22 November 2018 sebagaimana dikutip dari video VIVA.
Jenderal yang cukup sering tersenyum itu kemudian sempat menanggapi soal penunjukannya menjadi KSAD. Diketahui bahwa selain Andika, ada tiga nama perwira tinggi TNI AD yang diajukan kepada Presiden namun nama Andika yang dipilih.
Apakah lantaran Jokowi dekat dengan Hendropriyono?
“Kalau mau ngomong apa aja ya monggo lah. Saya kan enggak bisa, enggak bisa apa berkomentar. Ya semuanya kan Beliau (Jokowi) yang memutuskan dan saya tidak tahu apa yang ada dalam penilaian Beliau, yang penting kan saya dari dahulu begini-begini aja,” kata Andika lagi.
![]()
Hendropriyono hingga saat ini diketahui memang ibarat “orang dalam” Jokowi. Sejak kampanye pemenangan Pemilu 2014, Hendro diketahui merupakan salah satu aktor think tank pemenangan Jokowi. Setelah Jokowi terpilih, mantan bos BIN yang kental dikaitkan dengan kasus matinya tokoh HAM Munir itu menjadi penasihat tim transisi.
Bahkan dia beberapa kali terlihat menyambangi kompleks Istana setelah Jokowi naik ke tampuk kekuasaan.
Mantan pentolan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) itu hingga saat ini menjadi salah satu figur yang berada di belakang Jokowi baik melalui partainya maupun pengaruhnya di militer. Putranya, Diaz Hendropriyono juga sempat mendapatkan jabatan Staf Khusus Presiden hingga akhirnya Diaz menggantikan sang ayah dan kini menjadi Ketua Umum PKPI.