WhatsApp Tak Lagi 'Media Sosial Gratis'
- www.pixabay.com/Arivera
Semua pengiriman pesan komersial itu tidak akan gratis lagi, tetapi dibayarkan oleh perusahaan yang bersangkutan. Artinya, biaya akan dibebankan jika pesan memperlihatkan centang dua biru.
Aplikasi alternatif bebas iklan
Menurut BGR, chat tersebut akan gratis dipakai pengguna, namun bagi pengusaha pengiklan akan dibebani biaya antara 0,5 hingga sembilan sen atau sekitar Rp72 sampai Rp1.300 per pesan. Kisaran harga ini tergantung dari kebijakan masing-masing negara.
Tetapi, rumor lainnya menyebutkan bahwa biayanya bisa setara Rp5.000 hingga Rp10 ribu per pesan terkirim. Sekitar 100 perusahaan telah melakukan uji coba fitur ini, seperti Singapore Airlines, Wish, dan Uber.
Namun, belum diketahui kapan penarikan biaya dari perusahaan untuk pengiriman pesan di WhatsApp ini akan berlaku. Meski tidak disambut meriah, mayoritas penggunanya mengaku setuju jika iklan masuk di WhatsApp.
Dalam jajak pendapat yang digelar WABetaInfo di akun Twitter menunjukkan, 60 persen dari 1.600 lebih responden tetap akan menggunakan WhatsApp.
Dalam jajak pendapat daring tersebut, 60 persen pengguna menilai iklan status di WhatsApp tidaklah mengganggu. Responden kategori ini merasa iklan di status tak begitu merisaukan.
Sebab, iklan tersebut tidak ‘nyampah’ di obrolan WhatsApp. Sementara itu, sisanya, 40 persen pengguna ingin beralih ke aplikasi lain.
Nah, bagi pengguna yang ogah menerima iklan di WhatsApp, ada lima aplikasi alternatif yang bebas iklan. Dikutip dari Mybroadband, berikut lima aplikasi yang bisa dijajal:
Telegram
Platform ini dikenal sebagai salah satu pesaing serius dari WhatsApp. Aplikasi ini menawarkan sejumlah fitur keamanan privasi yang juga menjadi nilai pada WhatsApp.
Bicara fitur privat, Telegram punya Secret Chat, enkripsi end to end, pencegah screenshot, dan aplikasi yang lenyap dalam waktu tertentu. Aplikasi ini tersedia lintas platform, yakni Android, iOS, Windows Phone, Windows, macOS, Web sampai Linux.
Signal
Aplikasi ini tampilan antarmukanya sangat mirip dengan Telegram. Soal fitur privasi, aplikasi multi platform ini menggunakan enkripsi end-to-end untuk semua pesan. Signal juga menggunakan protokol enkripsi open source, artinya pesan dijamin lebih privasi.
Signal juga punya fitur seperti WhatsApp, yakni voice call dan video call. Bedanya, pada Signal tidak tersedia emotikon. Signal tersedia di Android, iOS, Windows, macOS, Linux.