Silang Pandang soal Saham Bir DKI
- ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
“Kami dukung Pemprov menjual saham PT Delta Djakarta,” kata Ichwan, Rabu 6 Maret 2019.
Namun, Ichwan berpesan, setelah saham produsen bir itu dijual, harus digunakan untuk kepentingan masyarakat. Di antaranya, membangun sekolah, rumah sakit, dan taman bermain.
![]()
Suara serupa disampaikan sejumlah warga. Rachmat Febriansyah, warga Jakarta Timur, misalnya. Menurut dia, langkah Anies untuk melepas saham di perusahaan bir itu sudah tepat. Dia meminta, DPRD tidak menghalangi langkah yang sudah baik dari gubernur.
“Lagian kan, keuntungan-keuntungannya juga bisa digunakan untuk kepentingan warga DKI,” ujarnya, saat diwawancara VIVA, Rabu 6 Maret 2019.
Warga lainnya, Nanang Suhendar punya pendapat senada. Dia meminta, Anies tak gentar untuk berjuang dalam melepas saham tersebut. "Selama untuk kebaikan, kami dukung. Tentu, akan selalu ada rintangan yang dihadapi. Insya Allah akan dimudahkan jalannya," kata Nanang.
Berikutnya, janji kampanye
Janji Kampanye
Sementara itu, Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Ashraf Ali mendesak Anies menyampaikan kajian lengkap lebih dulu, terkait pelepasan saham. Kajian itu penting disampaikan secara rinci ke DPRD, agar Anies tak sekadar memenuhi janji kampanye.
"Kalau pak Gubernur punya janji kampanye, tinggal dikaji. Harus ada komunikasi intensif, ada kajian yang akurat,” ujarnya.
![]()
Saat kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017, Anies berjanji akan menjual seluruh saham Pemprov DKI Jakarta di produsen bir itu. Hal itu dilakukan, jika ia bersama pasangannya, calon wakil gubernur DKI Jakarta saat itu, Sandiaga Uno terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta.
“Kami akan jual. Kita enggak akan memiliki saham lagi di sana,” kata Anies, usai berkampanye di Jalan Pedongkelan, Pasar Timbul, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat 20 Januari 2017.
Ketika terpilih memimpin Jakarta, Anies dan Sandiaga kembali memastikan akan melepas saham di perusahaan yang memiliki kode saham DLTA itu di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sebab, Pemprov DKI ingin investasi yang lebih baik dan membawa manfaat bagi orang banyak.
"Kami ingin investasi yang dirasakan oleh hajat hidup orang banyak dan untuk kemaslahatan masyarakat," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta saat itu, Sandiaga Uno, yang kini maju sebagai calon wakil presiden nomor urut 02 pada Selasa 17 April 2018.