Jejak Wabah Hepatitis A di Pacitan
- Pixabay/pexels
"Ini kemudian menjadi jawaban mengapa cepat sekali dalam waktu singkat langsung banyak (orang yang terjangkit virus hepatitis A)," Achmad menambahkan.
Selain itu, berkurangnya pasokan air bersih di daerah Pacitan ditengarai menjadi penyebab merebaknya penyakit hepatitis A di wilayah itu. Kekeringan yang terjadi selama beberapa bulan terakhir juga ikut mempercepat penyebaran virus. Selain itu, sanitasi masyarakat juga tidak terjaga dengan baik.
Bisa disembuhkan
Meski bersifat akut, hepatitis A ternyata bisa sembuh dengan sendirinya. Angka yang ada selama ini belum pernah menunjukkan angka kematian akibat hepatitis A. Cukup melegakan memang. Bisa dibilang, dari jenis hepatitis lainnya (B dan C), hepatitis A inilah yang paling ringan.
"Istilahnya, penyakit ini tidak membunuh, tapi sangar karena mudah menyebar," imbuhnya.
Achmad Yurianto mengatakan, meski hepatitis A berpotensi menjadi wabah, namun penyakit ini bukanlah penyakit yang berbahaya.
"Hepatitis A berpotensi menjadi outbreak dan menjadi banyak, tapi perjalanan klinisnya seringkali bisa sembuh dengan sendirinya," ujarnya.
Kendati begitu, dia menambahkan, penyakit ini bisa berbahaya bagi pasien yang memang kondisi tubuhnya tidak sehat. "Pada orang-orang yang sudah diawali kondisi tubuhnya yang tidak sehat, memang bisa menjadi parah," katanya.
Secara umum, kondisi badan mereka yang terjangkit virus ini tampak letih, lesu dan lemah. "Akibat fungsi livernya terganggu untuk memetabolisme bilirubin, sehingga akan terjadi pengendapan bilirubin di mata, sehingga selaput putih mata berwarna kuning," jelasnya.
Gejala yang paling sering terjadi pada kondisi ini adalah perubahan warna kuku, mata, hingga kulit menjadi berwarna kekuningan. Oleh masyarakat umum, penyakit ini kemudian disebut penyakit kuning.
Selain itu, warna cairan kencing penderita hepatitis A juga berwarna kuning kecokelatan. "Itu adalah tanda-tanda ada fungsi lever yang tidak maksimal dalam metabolisme bilirubin."
Hepatitis A merupakan penyakit menular oleh virus yang menyerang organ liver atau hati manusia. Masa inkubasi atau perkembangan penyakit hepatitis A dalam tubuh selama 15-50 hari, sementara masa penyembuhannya sekitar 2 minggu, bahkan bisa kurang atau lebih dari dua minggu.