Indonesia Kini Jadi Sasaran Hollywood
- Sony Pictures
Indonesia meraih US$12,3 juta hanya di bawah China dengan US$116,2 juta, Korea Selatan US$51,5 juta, dan Jepang US$25,3 juta. Di bawahnya ada India dengan US$11,4 juta. Potensi untuk tumbuh berkembang lebih besar lagi juga didukung dengan penambahan layar bioskop setiap tahunnya.
![]()
Lalu Mengapa Bali, bukan Jakarta?
Situasi politik pada masa Pemilu tak ditampik Nita sebagai salah satu alasan mengapa Jakarta tidak mereka nominasikan. Namun Bali dengan keindahan alam dan budayanya makin menguatkan tim Indonesia untuk menjadikan kota tersebut sebagai destinasi junket beberapa waktu lalu.
"Mungkin karena Bali, wartawannya juga jadi lebih excited, sebab kan destinasi yang menarik. Keamanan, kenyamanan, itu sih. Kemarin juga pas lagi Ramadan, kan. Di Bali kebanyakan beragama Hindu jadi enggak terlalu mengganggu (bulan puasa)," terangnya kemudian.Â
Hambatan untuk Indonesia
![]()
Ada pekerjaan rumah lain yang penting dikerjakan demi mendapatkan kepercayaan Hollywood terhadap Indonesia. Sangat disayangkan, karena potensi pasar yang tinggi juga masih diiringi kasus pembajakan yang tak kunjung usai.
"Piracy jadi salah satu yang menghambat Indonesia di industri ini. Masih tinggi pembajakan, itu kasus yang masih belum sembuh dan masih harus pelan-pelan edukasi orang, bahwa bikin film itu enggak gampang," katanya.
Makin miris ketika kebiasaan membajak film masih dianggap lumrah oleh sejumlah masyarakat Indonesia. Padahal, dalam satu film, ada kerja keras ratusan orang yang tak bisa dibilang sepele. Sangat disayangkan, karena kasus-kasus pembajakan di Indonesia masih jadi sorotan kantor pusat.
"Sekarang ada teknologi, tiap studio punya watermark sendiri (di filmnya), jadi kayak sidik jari. Mereka bisa tahu ini direkam dari mana, teknologi tracking-nya sudah maju," tuturnya.
Jika dibandingkan dengan negara lain, tiket menonton di Indonesia tergolong lebih murah dengan kondisi bioskop yang jadi salah satu paling bagus. Bahkan jika tidak sempat menonton di bioskop, ada banyak cara legal, seperti streaming melalui Video on Demand.Â
"Piracy bisa memengaruhi level of trust dari dunia untuk Indonesia. Itu yang harus kita perangi," dia melanjutkan.