Perombakan BUMN yang Serampangan
- Humas BRI
Kemudian, perseroan berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp1,31 triliun. Kinerja BTN secara umum berada di atas rata-rata industri. BTN bahkan masih mendominasi 39,6 persen pangsa pasar pembiayaan perumahan nasional dan 92,4 persen pangsa pasar pembiayaan perumahan subsidi di Indonesia.
Serampangan
Pasca Pemilu, Kementerian BUMNÂ melakukan perombakan di sejumlah BUMN. Perusahaan Plat Merah yang dirombak di antaranya Perusahaan Gas Negara (PGN), Perusahaan Listrik Negara (PLN), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Tabungan Negara (BTN).
Menteri BUMN, Rini Soemarno tetap merombak jajaran direksi di sejumlah BUMN meski sudah ada instruksi dari Kepala KSP Moeldoko yang meminta agar pejabat di lingkungan BUMN tidak mengambil keputusan politik hingga pelantikan Presiden Jokowi pada 10 Oktober 2019.
Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu mengatakan, perombakan jajaran direksi di sejumlah BUMN oleh Menteri BUMN, Rini Soemarno, sebagai tindakan yang serampangan. Sebab, dari banyak upaya perombakan itu, menurut Said tidak ada yang dilakukan sesuai prosedur penilaian dan mekanisme-mekanisme yang telah ditetapkan.
![]()
Ia menilai, perombakan yang dilakukan saat ini telah mengabaikan standar-standar profesionalisme dan ketentuan lain dalam mengangkat jabatan di direksi BUMN. "Jadi itu kayak semacam hobi saja bagi Menteri BUMN sejak pertama kali dia menjabat," kata Said Didu saat dihubungi VIVAnews, Jumat 30 Agustus 2019.
Said Didu tak yakin jika Presiden Jokowi tak mengetahui perihal perombakan jajaran direksi di sejumlah BUMNÂ strategis tersebut. "Yang menyatakan semua (perombakan) itu tanpa sepengetahuan presiden, itu tidak benar. Karena itu pasti sepengetahuan presiden," kata Said.
Dengan demikian, apabila perombakan direksi BUMN itu dilakukan tanpa sepengetahuan presiden, maka perombakan itu tidak akan terjadi dan dinilai tidak sah karena mengabaikan aspek tersebut. [mus]