Nyawa Melayang di Tol Cipularang
- Istimewa
“Lampu dan rambu marka dan fasilitas yang ada di sini apa lengkap atau tidak, ketiga adalah masalah geometri apakah ini apakah turunan panjang, apakah aman atau tidak,” ujar investigator KNKT Budi Susandi, Selasa, 3 September 2019.
Budi mengemukakan, acuan investigasi kecelakaan maut mengacu pada data dari Korlantas. Nantinya, dua pekan kemudian KNKT memberikan rekomendasi kepada pihak terkait.
Kecelakaan pada Senin, 2 September 2019 itu bukan pertama kali terjadi di jalan Tol Cipularang. Sejumlah kecelakaan pernah terjadi di jalan yang selesai dibangun pada April 2005 tersebut.
Pada 28 Januari 2019, misalnya. Kecelakaan terjadi di KM 70.480 jalur B, Kampung Sukamanah, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
![]()
Saat itu, sebuah bus hilang kendali. Kemudian menabrak pembatas jalan hingga masuk selokan. Kecelakaan mengakibatkan tujuh orang meninggal dan puluhan orang lainnya luka-luka.
Lima hari sebelumnya, pada 23 Januari 2019, mobil yang ditumpangi Wakil Ketua DPRD Kota Banjar Anwar Hartono bersama ajudannya, Dedi Wahyudi mengalami kecelakaan, di KM 94,8. Ketika itu, mobil tersebut tiba-tiba oleng lalu menghantam bagian belakang truk. Akibatnya, Anwar dan Dedi meninggal dunia. Sementara itu, sopir mobil Innova tersebut mengalami luka berat.
Kemudian, pada 3 September 2011, penyanyi dangdut Saipul Jamil beserta keluarganya mengalami kecelakaan di kilometer 96+500, daerah Darangdan, Kabupaten Purwakarta. Dalam kecelakaan itu, Virginia Anggraeni, istri Saipul, meninggal dunia. Sejumlah penumpang dalam mobil tersebut mengalami luka-luka. (art)