Setelah Jokowi dan Prabowo Selfie

Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan Prabowo Subianto
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Meski sudah bertemu Jokowi dan menyatakan kemesraan hubungan, Prabowo dikabarkan masih akan meminta pertimbangan dari kader Gerindra. Politikus Gerindra, Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan Prabowo bakal mengumpulkan seluruh kader partai.

img_title Gelar Syukuran Dukung Jokowi-Prabowo 2024, Jokpro: Bukan Deklarasi

Pengumpulan kader ini terkait arah sikap partai antara menjadi oposisi atau bergabung dengan pemerintahan Jokowi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dahnil menyebut pengumpulan kader ini akan dilakukan pada Rabu, 16 Oktober 2019 dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional atau Rakernas Partai Gerindra. Dahnil memastikan, Prabowo menyatakan telah siap dengan kondisi apa pun.  

img_title Farhat Abbas Kritik Jokowi ke Pesta Atta-Aurel, Netizen: Iri ya Bos?

"Besok Pak Prabowo tanggal 16 masih mengumpulkan seluruh kader Gerindra dari seluruh Indonesia. Itu untuk meminta masukan, karena memang sepenuhnya sudah diserahkan kepada Pak Prabowo oleh Dewan Pembina. Tapi, Pak Prabowo ingin mendengar masukan dari para kader, apakah kita lebih baik di dalam atau di luar," kata Dahnil di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin 14 Oktober 2019.

Safari Politik Prabowo

img_title Sepakat 3 Periode, M. Qodari Dukung Jokowi-Prabowo di Pemilu 2024

Usai bertemu dengan Jokowi, Prabowo melanjutkan pertemuan dengan pimpinan partai yang tergabung dalam koalisi pendukung Jokowi. Salah satu yang ia sambangi adalah Surya Paloh.  

Meski sempat menanggapi sinis merapatnya Prabowo ke koalisi, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh akhirnya membuka pintu untuk Prabowo. 

Minggu, 13 Oktober 2019, Surya Paloh menerima kehadiran Prabowo di rumahnya, di Jalan Permata Berlian, Jakarta Selatan. Nyaris 1,5 jam keduanya mengadakan pertemuan tertutup.

Prabowo mengatakan, pertemuan antara dirinya dan Surya Paloh merupakan pertemuan sahabat lama. Dalam pertemuan tersebut, ia mengaku membahas mengenai permasalahan bangsa Indonesia dan sepakat untuk menjaga keutuhan nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tadi kita bahas, kita menemukan titik persamaan yang baik, kita tidak ingin Indonesia rusak. Kita tidak ingin negara kita terpecah belah, dan kita sepakat menjaga keutuhan dan kesatuan nasional. Dan kita sepakat untuk menempatkan kepentingan nasional di atas segala kepentingan. Saya kira demikian," kata Prabowo usai pertemuan di kediaman Surya Paloh, Jalan Permata Berlian, Jakarta Selatan, Minggu, 13 Oktober 2019.

Sementara itu, Surya Paloh membantah ada pembicaraan mengenai menteri dalam kabinet di pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Menurutnya, pembicaraan lebih banyak mengenai permasalahan bangsa dan keutuhan nasional.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut