Bersih-bersih BUMN ala Erick Thohir

Menteri BUMN Erick Thohir dan Menkeu Sri Mulyani mengecek motor Harley Davidson.
Sumber :
  • VIVAnews/Arrijal Rachman

"Kalau mereka mengkritik, berarti mengkritik diri sendiri yang tidak memberikan solusi. Nah, kalau mereka tidak loyal, ya enggak usah di BUMN, jadi aja swasta." 

img_title Ditarget Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030, Ini Kata John Herdman

Gebrakan Erick di BUMN

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

img_title Timnas Indonesia Terusir dari SUGBK karena Konser BTS

Langkah pemecatan Dirut Garuda Indonesia oleh Erick ternyata menjadi salah satu dari lima jurus Menteri BUMN era Kabinet Indonesia Maju tersebut melakukan bersih-bersih. Setelah sebelumnya melakukan kebijakan yang cukup menghebohkan.

Empat gebrakan yang sudah dilakukan Erick Thohir yaitu ancaman suntik mati BUMN yang tak sesuai ranah kerja, mengangkat Ahok menjadi Komisaris Utama Pertamina, merombak petinggi Kementerian BUMN dan mengubah konsep super holding Rini Soemarno.

img_title Bukan Cuma Yordania, Timnas Indonesia Bakal Hadapi Negara Arab Lain

Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) berbincang dengan Menteri BUMN Erick Thohir

Untuk ancaman suntik mati BUMN, Erick melakukannya pada 115 BUMN. Ia mencontoh pada PT PANN yang awalnya beroperasi sebagai perusahaan pembiayaan kapal, malah merambah ke pesawat. Erick menilai, selain ditutup, akan dikaji penggabungan atau merger BUMN.

"Ini yang harus diperbaiki di core business-nya, inilah yang harus dimerger atau ditutup, tidak bisa berdiri sendiri, semua terlalu banyak," ujar Erick di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, Rabu, 4 Desember 2019.

Lalu, terkait pengangkatan Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama, yang kontroversial karena didakwa menodai agama. Erick meminta masyarakat menaruh kepercayaan dulu ke Ahok alih-alih menaruh curiga atas rekam jejak dirinya.

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga mengatakan, selama ini peran komisaris tak terlalu dianggap. Padahal mendapat gaji besar dan mendorong komisaris BUMN meningkatkan pengawasan operasional perusahaan pelat merah.

"Penguatan komisaris. Selama ini komisaris tidak dianggap. Kita ini negara sudah membayar gaji besar komisaris. Merekalah jadi perpanjangan tangan kementerian untuk audit," kata Arya di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis, 5 Desember 2019.

Ahok (kiri) resmi menjabat Komisaris Utama Pertamina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, Erick juga merombak kedeputian BUMN sebagai cara efisiensi birokrasi yang merupakan salah satu program awal Kabinet Indonesia Maju. Dari tujuh jabatan deputi, hanya disisakan tiga. Deputi tersebut kemudian dititipkan ke perusahaan BUMN. 

Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan, dan Pariwisata Kementerian BUMN Edwin Hidayat akan menjabat sebagai wakil direktur utama PT Angkasa Pura II. Lalu, Imam Apriyanto Putro yang sebelumnya merupakan sekretaris Kementerian BUMN akan ditempatkan sebagai wakil direktur utama Pupuk Indonesia Holding Company.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut