Kisah Eksploitasi Pramugari Garuda
- VIVAnews/Mohammad Yudha Prasetya
"Sudah keseringan. Heri Akhyar paling kacau," ujarnya, menyebut nama direksi Garuda. Kegeraman yang tertahan terasa dari nada bicaranya.Â
YP mengaku memang tak mengalami langsung kisah seperti yang disampaikan oleh akun @digeeembok. Tapi, sebagai awak kabin yang sudah bekerja di Garuda selama tujuh tahun, ia sudah kenyang mendengar cerita bagaimana awak kabin berusaha menghindari kisah tak sedap tersebut.Â
Menurut YP, kasus-kasus tersebut biasanya terjadi saat OTD, atau Others Duty. Ini adalah istilah tentang penugasan di darat. OTD bisa berbentuk training, medical check up, juga talent. Kasus yang didengar oleh YP biasanya adalah ketika gathering.
"Sebenarnya ini gathering resmi, tapi jadi kesempatan untuk direksi melakukan hal itu. Pramugari yang menjadi talent memang cantik-cantik. Jadi mereka dijadwalkan untuk OTD, berkedok tugas kantor. Tapi, sebenarnya itu penjebakan," ujarnya menambahkan.
YP tak yakin persis, sejak kapan kasus ini merebak. Tapi, sebagai contoh, ia bercerita tahun 2016 perusahaan pernah memecat seorang awak kabin yang berteman 'dekat' dengan penumpang VIP, yang kebetulan berteman dengan pejabat Garuda. Menurut YP, hal tersebut menunjukkan kenetralan perusahaan, tidak ada KKN.Â
"Tapi, sekarang, dekat dengan pejabat malah jadi life style," ujarnya.
Erick Thohir Serahkan ke Polisi
Mendapati cuitan yang langsung membongkar namanya, Vice President Awak Kabin Garuda Roni Eka Mirsa melaporkan akun @digeeembok ke polisi. Tuduhannya pencemaran nama baik.Â
Kasat Reskrim Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta, AKP Alexander Yurikho, mengatakan laporan sudah diterima pihaknya. "Laporannya ada (sudah diterima). Terkait merasa dicemarkan nama baiknya pelapor," ujar Alex saat dikonfirmasi wartawan, Rabu, 11 Desember 2019.
Cuitan yang dilaporkan adalah cuitan yang langsung menyebut nama Roni Eka Mirsa, yaitu "Gerombolan Ari Akshara, Heri Akhyar dan Roni Eka Mirsa adalah TRIO LENDIR. Roni Eka Mirsa aka 'PROVIDER' paham banget manfaatin celah Pramugari untuk jadi santapan direktur atau setoran ke Pejabat. Germo Jahat bernama: Roni Eka Mirsa'.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pilih menyerahkan kasus tersebut ke polisi. Menurut Erick, kasus amoral seperti itu bukan bidangnya. Tapi, ia memastikan, ke depannya, BUMN akan meningkatkan pengawasan agar tindak kekerasan seksual atau sexual harrassment seperti yang dialami awak kabin Garuda Indonesia tak akan terjadi lagi.Â