Tsunami Tetap Mengancam Indonesia
- ANTARA FOTO/Ampelsa
Tsunami Aceh ini membuka fakta, bahwa kawasan Indonesia bagian barat ini bukan pertama kali dihantam bencana serupa. Peneliti Geologi mengungkapkan fakta jika sejak 7.500 tahun silam, Aceh diterjang tsunami berulang kali. Dan bencana yang sama pun menerjang kawasan Asia Tenggara.
Dalam sediman yang berada di sebuah gua di Aceh Besar merekam jejak tsunami. Gua ini pun diteliti ahli geologi dari Universitas Syiah Kuala di Banda Aceh dan Universitas Teknologi Nanyang di Singapura serta Earth Observatory, Singapura.
Tujuannya jelas, sebagai masukan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dan mereka bisa melakukan antisipasi, jika bencana serupa terjadi.
Berbicara kepada reporter tvOne, Doni Monardo mengatakan jika bencana tersebut terlihat dalam empat lapisan sedimen batuan yang masing-masing berbeda usianya.
"Ada kurang lebih sekitar empat lapisan, dan setiap lapisan itu usianya berbeda-beda. Ada yang usianya 7.500 tahun. Ada yang usianya 5.400 tahun. Kemudian 3.300 tahun, 2.800 tahun dan kemudian yang terakhir 2004," ungkapnya.
Indonesia Rawan Tsunami
Bencana tsunami bukan hanya sekali dirasakan oleh masyarakat Indonesia sejak tahun 2004. Setidaknya tercatat ada beberapa bencana serupa, yang menelan banyak korban.
Tahun 2007 Bengkulu dihantam gelombang tsunami, tahun 2010 giliran Mentawai yang dihantam bencana yang sama. Aceh juga pernah dilanda tsunami kembali di tahun 2012. Selain kawasan Sumatera, Lombok dan Palu tahun 2018 merasakan hantaman gelombang tsunami yang menyebabkan banyak korban jiwa. Dan terakhir di penghujung 2018, Banten dan Lampung dihantam tsunami yang menewaskan ratusan orang.
Sementara itu berbicara kepada VIVAnews, kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kasbani mengungkapkan Indonesia rawan bencana gempa. Sebagai negara yang berada dalam wilayah Ring of Fire atau cincin api, Indonesia berada di atas lempeng dan sesar.
![]()
"Indonesia berada di kawasan Ring of Fire. Kemudian berada di kawasan tektonik aktif, maka salah satu implikasinya adalah terjadinya gempa. Dan gempa ini mengikuti jalurnya tadi," ungkap Kasbani.
Tidak hanya kawasan Sumatera saja yang terancam bencana tsunami, Pulau Jawa pun terancam dengan adanya megathrust.
Pakar Tsunami Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT), Widjokongko, mengatakan kepada VIVA jika megathrust berpotensi menciptakan gempa dan tsunami dahsyat.