Dampak Corona pada Ekonomi Secepat Penularannya

Petugas bagikan masker sebagai antisipasi infeksi virus corona di Jakarta.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

Jokowi optimistis wabah yang telah mendunia itu segera berlalu, sebab belakangan, terutama di China, mulai terjadi penurunan drastis jumlah kasus infeksi corona menjadi 196 kasus pada akhir pekan lalu. Jumlah itu menurun signifikan dari 570 kasus infeksi sehari sebelumnya. Lagi pula, menurutnya, banyak pasien di sejumlah negara yang sembuh setelah mendapatkan perawatan yang benar dan tepat. "Kami meyakini bahwa ini bisa ditangani," katanya.

img_title Jokowi Bongkar Riwayat Pendidikan Gibran, Ungkap Perbedaan Sistem Sekolah di Luar Negeri

Tidak ada alasan juga bagi masyarakat untuk memborong bahan-bahan pokok, termasuk membeli masker secara berlebihan, sebab pasokannya tetap tercukupi. Bahkan, Jokowi mengklaim, "... stok yang di dalam negeri kurang lebih 50 juta masker ada." Memang, ada beberapa jenis masker yang langka, namun secara umum tidak kekurangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aparat keamanan juga disiagakan untuk mengantisipasi situasi terburuk kalau kepanikan masyarakat berpotensi terjadi aksi-aksi kriminalitas atau melanggar hukum. Pusat-pusat perbelanjaan akan dijaga sejumlah personel polisi. "Semua yang di dalam pantauan kita ada aktivitas meningkat, kita turunkan, baik di pasar maupun supermarket," kata Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

img_title Budi Arie Tegaskan Pernyataan soal 'Percepatan Pemilu' Bukan Sikap Jokowi

Dia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menimbun bahan-bahan pokok seperti komoditas pangan, juga masker, untuk dijual dengan harga tinggi di lain waktu karena hal itu termasuk tindak pidana, melanggar Undang-Undang tentang Perlindungan Konsumen atau Undang-Undang tentang Perdagangan dengan ancaman hukuman penjara selama lima tahun. Pelaku usaha yang melanggar bahkan akan didenda maksimal Rp50 miliar. (ren)

Presiden Prabowo Singgung Ketahanan Nasional saat Pimpin SKP di Istana, Rabu (21/10/2026).

Prabowo Singgung Ketahanan Nasional di Tengah Situasi Geopolitik Dunia: Kita Tak Mau Ikut Blok Manapun

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia harus memperkuat ketahanan nasional, menyelamatkan kekayaan alam, dan mengutamakan kepentingan rakyat di

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut