Ahok Belum Tamat!
- Repro Instagram
Novel Bamukmin selaku Sekretaris Korlabi menyatakan dengan tegas, dalam keterangan persnya, “… apabila DPR RI menyetujui kepindahan ibu kota negara ini, dan sebagai calon kepala daerahnya adalah Ahok, maka kami katakan, kami menolak keras Ahok.” Alasannya serupa yang diungkit Roy Suryo.
Karena alasan itu pula, Bamukmin menganggap Ahok bermasalah dalam hal kepercayaan publik. Masalah itu sangat penting dan vital karena menyangkut pengelolaan anggaran pembangunan ibu kota baru beserta seluruh asetnya. “Sementara Ahok jelas pribadi yang rawan,” tulisnya, “karena faktor [masalah] trust (kepercayaan) yang banyak melilit dirinya.”
Bamukmin menekankan lagi masa lalu Ahok sebagai orang yang pernah dipenjara karena menistakan agama dan karenanya kini berstatus sebagai mantan narapidana. “Dirinya berstatus eks napi, karena fakta hukum Ahok dulu menistakan Alquran, kitab suci umat muslim, umat mayoritas negeri ini, dengan modus 'menghina' Surat Al-Maidah ayat 51.”
Jika prediksi Bamukmin itu benar, Ahok bakal sekalian dijadikan kepala daerah ibu kota baru kelak, karier politik Ahok benar-benar belum tamat. Dia boleh terjungkal di DKI Jakarta, tetapi akan bangkit lagi di Kalimantan Timur.