Menghitung Mundur Ledakan Corona
Sabtu, 21 Maret 2020 - 05:54 WIB
Tetapi rapid test tetap punya kelemahan. Menurut Brian Sriprahastuti, tenaga ahli Kantor Staf Presiden, ada dua jenis rapid test. Pertama, menggunakan swab tenggorokan untuk menemukan ada atau tidak virus di sana. Kedua, menggunakan spesimen darah atau serum darah untuk memeriksa antibodi yang dihasilkan oleh tubuh yang terinfeksi virus.
Keduanya sama-sama cepat; hasilnya dapat diketahui hanya dalam waktu 15 menit sampai paling lama 3 jam. Tetapi, tingkat akurasinya rendah: hanya 30 persen. Artinya, kemungkinan hasil pemeriksaannya negatif—meski sebetulnya seorang yang diperiksa telah terinfeksi—sangat tinggi. (ase)
Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi
China gagal mencapai target pertumbuhan ekonomi tahunannya, yang menggarisbawahi tantangan struktural yang semakin besar yang dihadapi ekonomi terbesar kedua di dunia.
VIVA.co.id
26 Juli 2026