Runyam Perkara Mudik Memicu Kelangkaan Pangan

Stok Beras Selama Ramadan
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman

VIVA – Pemerintah menyadari belakangan bahwa larangan mudik demi menghentikan penyebaran wabah virus corona ternyata menimbulkan masalah lain. Distribusi logistik menjadi terganggu sehingga menyebabkan kelangkaan pangan di sejumlah daerah.

img_title Akademisi Nilai Langkah Gibran Turun Tangani Korban MBG Jadi Bentuk Tanggung Jawab Pemimpin

Ada beberapa daerah melaporkan telah mengalami kelangkaan pangan sejak pemerintah pusat memutuskan melarang masyarakat untuk mudik selama bulan Ramadhan dan lebaran Idul Fitri. Padahal, pembatasan transportasi selama masa larangan mudik dikecualikan untuk angkutan logistik atau kargo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah daerah yang memberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ikut menambah pelik masalah distribusi pangan. Padahal permintaan kebutuhan pokok, meningkat selama bulan puasa dan Idul Fitri. Presiden Joko Widodo sampai berencana mempertimbangkan ulang larangan penerbangan yang sesungguhnya termasuk dalam kebijakan umum tidak boleh mudik.

img_title Akulaku Group Salurkan Bantuan Pangan bagi Masyarakat Terdampak Gempa Bumi NTT

Izin eksklusif

Badan Pangan dan Pertanian Dunia sebetulnya sudah memperingatkan negara-negara di dunia agar mengantisipasi kelangkaan pangan akibat pandemi Covid-19. Indonesia meresponsnya, sesuai perintah Jokowi kepada para aparturnya, dengan memastikan pasokan pangan terjaga, tidak hanya selama masa darurat corona dan Ramadhan, melainkan juga bulan-bulan setelahnya.

img_title Mendag Budi Pastikan Harga Stabil dan Pasokan Pangan Aman di Daerah Terdampak Erupsi GAK

Namun, larangan penerbangan komersial untuk mencegah pergerakan orang rupanya baru disadari ikut memengaruhi distribusi pangan. Operasional angkutan kargo ternyata bergantung pada penerbangan komersial penumpang. Pesawat dengan muatan kargo tetapi tanpa penumpang orang akan menjadi lebih mahal ongkosnya. Ringkasnya, kalau makin banyak pesawat penumpang komersial tak beroperasi, kian banyak daerah, terutama di wilayah kepulauan, yang akan mengalami kelangkaan pangan.

Kenyataannya, Jokowi mengungkapkan buktinya, “memang saya mendengar ada satu-dua [wilayah] yang sudah mulai terganggu terutama yang berkaitan dengan transportasi pesawat.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tujuh provinsi, Jokowi berterus terang, sudah defisit stok beras. Sebelas provinsi lainnya defisit stok jagung. Stok cabai besar malah lebih luas lagi di 23 provinsi. Pasokan telur ayam sudah defisit di 22 provinsi. Minyak goreng masih mencukupi di semua provinsi, tetapi persediaan gula pasir defisit di 30 provinsi, menyusul berikutnya stok bawang putih.

Kepala Negara memerintahkan aparaturnya untuk menata ulang alur distribusi pangan, termasuk memetakan daerah-daerah yang surplus dan yang defisit, sehingga daerah yang surplus bisa membantu daerah yang defisit. Kebijakan larangan penerbangan juga mesti diperhatikan agar jangan sampai menghambat distribusi bahan pokok.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut