Ketar-ketir Akan Kedatangan Pekerja Migran
Selasa, 12 Mei 2020 - 06:09 WIB
Masalahnya, program-program jaring pengaman sosial itu sebenarnya lebih dirancang untuk masyarakat terdampak Covid-19 di dalam negeri. Program Kartu Prakerja, misalnya, didesain untuk para pekerja sektor formal yang di-PHK atau pekerja sektor informal yang kehilangan mata pencaharian akibat pagebluk Corona. Kuotanya pun amat terbatas, hanya untuk 5,6 juta orang.
Program bansos sembako atau bantuan langsung tunai pun karut-marut pengelolaannya. Butuh waktu yang tidak sebentar untuk sekadar memutakhirkan data penerima, umpama memasukkan nama pekerja migran ke dalam data terpadu antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah.
Elektabilitas Gibran Melejit, Jokowi: Potret Pendapat Masyarakat
Mantan Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi menanggapi hasil survei SMRC terkait melejitnya elektabilitas Wapres Gibran Rakabuming Raka.
VIVA.co.id
30 Oktober 2026