Sidang Sengketa Pilpres Dimulai
Kamis, 7 Agustus 2014 - 00:14 WIB
Sumber :
- VIVAnews/Anhar Rizki Affandi
Keterbatasan itu pula yang membuat MK membatasi jumlah saksi dalam persidangan. Sidang dengan agenda pembuktian akan berlangsung mulai tanggal 8 sampai 15 Agustus. “Tanggal 18-20 Agustus, hakim mempelajari dan menganalisis fakta. Tanggal 21 kami bacakan putusan,” kata Hamdan.
KPU selaku tergugat siap menghadapi tim Prabowo-Hatta. Mereka mempersilakan Prabowo-Hatta membuktikan tuduhan mereka bahwa terjadi kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif dalam Pilpres 2014. “Siapa yang menuduh harus membutikan,” kata Kuasa Hukum KPU Adnan Buyung Nasution.
Ia mengatakan, KPU sudah siap dengan bukti-bukti sanggahan atas tudingan Prabowo. “Kami ajukan saksi-saksi. Kami akan membuka diri dan fair play terhadap Prabowo. Permohonan (Prabowo) kan tiga kali berubah-ubah. Jadi kami lihat dulu,” ujar Adnan.
Sementara Joko Widodo secara terpisah menyatakan bukan hanya Prabowo-Hatta yang dicurangi, tapi juga dia dan Jusuf Kalla. “Suara kami juga ada yang nol (di TPS) dan di sana mereka (Prabowo-Hatta) dapat 100 persen,” kata dia di Balai Kota DKI Jakarta.
Berkebalikan dengan Prabowo, Jokowi merasa Pilpres kali ini lebih baik dibanding sebelum-sebelumnya karena berlangsung transparan. Ia mencontohkan, formulir C1 yang berisi data-data penting di TPS diunggah ke situs KPU sehingga semua orang bisa mengeceknya satu persatu. Ini membuat masyarakat bisa berpartisipasi aktif dalam memantau dan mengawal suara.
Jokowi yakin hakim MK akan bersikap netral. “Kami menghargai proses hukum di MK. Saya percaya penuh,” kata dia. Jokowi juga menyatakan hormatnya pada Prabowo-Hatta yang membawa kasus kecurangan Pilpres ke Mahkamah Konstitusi selaku lembaga yang berwenang. (umi)
Ustaz Riza Muhammad Tak Kapok, Tetap Bagikan Video Nge-Gym Usai Panen Hujatan: Sehat Itu Pilihan
Ustaz Riza Muhammad tampaknya tidak terlalu terpengaruh dengan sorotan terhadap aktivitas olahraganya. Di tengah perdebatan soal konten gym dan video renangnya...
VIVA.co.id
8 September 2026