Mobil Lokal di Ajang Internasional

IIMS 2015
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ahmad Rizaluddin

Mobil listrik ini diberi nama Kaliurang UNISI. Menurut Kristamayu, salah seorang penggawa tim mobil listrik tersebut, Kaliurang UNISI merupakan mobil yang menggabungkan tren yang tengah berkembang, yakni motor listrik dan sistem infotainment digital.

img_title Empat Mobil Ferrari Curi Perhatian Pengunjung IIMS 2016

Mobil listrik Kaliurang UNISI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mobil listrik Kaliurang UNISI (Foto: Rendra Saputra/VIVA.co.id)

img_title Mobil-mobil Hollywood 'Mejeng' di IIMS 2016

"Mobil ini keistimewaannya adalah mampu dikendalikan dengan Android, namun bisa juga dikendarai manual. Meskipun terdengar, sederhana, pada praktiknya tidak demikian. Android kami gunakan karena bisa menjadi otak dari beragam fungsi mobil," kata Kristamayu.

Kristamayu menjelaskan, tablet Android ini juga berfungsi sebagai sistem infotainment yang komplet, meliputi sistem hiburan, navigasi dan komunikasi, lewat aplikasi-aplikasi hasil pengembangan mereka sendiri. Penggunaan aplikasi ini tentunya dapat terus dikembangkan, guna menambahkan fungsi-fungsi baru dari mobil listrik tersebut.

img_title Kini di Mobil Bisa Nonton Siaran TV Berbayar

"Roda-rodanya kami pakai dari motor Yamaha Mio, shockbreaker pakai YSS. Kalau controller, sepenuhnya kami yang buat sendiri. Di masa percobaan, sempat terbakar hingga 18 kali," katanya.

Terkait biaya, para mahasiswa yang kini menginjak semester tujuh ini mengaku hanya menghabiskan uang sekitar Rp50 juta. Sejumlah pameran dan kompetisi bergengsi pun pernah mereka ikuti. Terakhir, kompetisi di Poltek Bandung, November 2014.

"Mobil ini memang kami buat bukan untuk kecepatan, tetapi mengandalkan teknologi. Ke depan, kami berusaha akan meriset motornya sendiri, karena sejauh ini kami masih pakai buatan China," katanya.

Mimpi Mobnas

Dari dua produk hasil karya anak bangsa yang dipamerkan di IIMS 2015, jelas terlihat bahwa sebenarnya keinginan masyarakat untuk bisa memiliki mobil nasional masih sangat besar.

Bahkan, saat membuka pameran GIIAS 2015, Wakil Presiden, Jusuf Kalla, meminta kepada para produsen mobil, untuk melokalisasikan atau memilih menggunakan komponen dalam negeri.

Tak hanya itu, Kalla menyatakan, dengan adanya sebuah merek mobil buatan dalam negeri, ini bisa dijadikan sebagai sebuah lambang atau identitas suatu negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Lihat saja Jerman, mobil mewah dan kuat, BMW dan Mercy (Mercedes-Benz),” kata Kalla di hadapan para peserta, tamu undangan dan pewarta di ICE BSD City Tangerang.

Tak ketinggalan, Kalla juga menyebut, Jepang merupakan sebuah negara yang mampu membuat mobil efisien dan dapat memenuhi kebutuhan banyak orang. Demikian juga dengan Inggris dan Italia, yang memiliki mobil kecil serta cepat, di mana mobil yang dimiliki menjadi identitas suatu negara.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut