Jurus Baru Stabilkan Harga Daging di Paket Ekonomi IX

Sumber :
  • VIVA.co.id/Muhamad Solihin

img_title Strategi Mendag Atasi Calo Daging Sapi
Dengan keputusan itu, maka seluruh ternak baik itu sapi indukan, sapi bakalan, sapi potong, sapi perah, domba, kambing, kerbau, kelinci dan ternak lainnya dibebaskan dari PPN 10 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


img_title Pengusaha Daging Permainkan Harga, Mendag Cabut Izin Usaha


img_title Mendag: Pengusaha Boleh Ambil Untung Tapi Jangan Berlebihan
Harga daging masalah lama

Berbincang dengan VIVA.co.id, pengamat pertanian, Dwi Andreas Santosa, mengatakan masalah harga daging sapi sebenarnya sudah terjadi sejak satu dekade terakhir. Pemicunya, adalah keputusan impor yang dilakukan pemerintah pada 2009.

Dwi menyambut baik salah satu fokus paket kebijakan ekonomi jilid IX, yang salah satunya mengatur stabilitas harga dan pasokan daging sapi.

"Langkah-langkahnya bagus. Tetapi, yang penting pemerintah konsisten menerapkan kebijakan itu, sekaligus melindungi petani kecil," kata Dwi.

Dwi bercerita, pada 2009, saat itu, pemerintah membuka keran impor sapi. Padahal, saat itu petani sedang menikmati harga yang bagus.

Akibatnya, harga daging sapi pun terkerek turun, sehingga membuat petani kecil enggan beternak sapi lokal. Populasi sapi di petani pun terus turun. 

Menurutnya, Indonesia saat ini tengah memasuki fase ketergantungan impor sapi untuk memenuhi kebutuhan daging sapi. 

Hal ini terlihat, dari langsung terjadinya guncangan harga ketika pemerintah menurunkan kuota impor sapi pada 2015, di mana kuota impor 750 ribu ekor sapi dipangkas menjadi 50 ribu.

"Kita sudah mulai fase itu. Saat kuota diturunkan, harga daging pada Juni tertekan sedikit. Sekarang, harganya melonjak di atas Rp120 ribu per kilogram," kata dia.

Dwi melanjutkan, ada tren peternak kecil yang menjual sapi-sapi lokal ke pasar. Sapi perah dan sapi betina pun juga turut dilepas ke pasar. Hal ini mengindikasikan bahwa petani tertarik dengan harga daging sapi saat ini.

"Tren ini masuk ke lingkaran setan. Populasi sapi nasional turun," kata dia.

Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) juga merespons positif kebijakan pemerintah dalam menstabilkan harga daging dalam paket kebijakan IX. Asosiasi ini pun siap untuk mendukung kebijakan tersebut di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


"Saya melihat yang dilakukan Pak Tom (Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong) dan tim umum menteri perekonomian, langkahnya baik. Arahnya sudah in the right direction," kata Ketua Umum APPSI, Sandiaga S. Uno.
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut