Dikepung Bencana Longsor

Tim SAR gabungan terus mencari korban bencana tanah longsor di Kabupaten Purworejo Jawa Tengah, pada Senin, 20 Juni 2016.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Dwi Royanto

Selain itu, unsur lainnya Senkom Polri, Sarda, Pramuka, MDMC, Fatayat, Ukhuwah Rescue, Non Governmental Organization (NGO), relawan, dan masyarakat.

img_title Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Aceh, Jalan Nasional hingga Lahan Pertanian Terdampak

Tim Reaksi Cepat BNPB terbagi dalam lima grup yang tersebar di Jawa Tengah untuk mendampingi BPBD. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, telah memerintahkan BPBD sekitarnya untuk memberikan bantuan pada daerah-daerah yang mengalami bencana cukup besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belum Darurat Bencana

img_title Resmi Jadi Kepala BNPB, Kristomei Sandang Pangkat Letjen: Atasi Bencana Bagaikan Tali Tambang

Pasca terjadinya bencana banjir dan longsor di Jawa Tengah Sabtu lalu, Presiden Joko Widodo langsung memerintahkan Menteri Sosial Khofifah, Indar Parawansa, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, dan Menteri Kesehatan, Nila Moeloek untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat guna menangani korban dan pengungsi.  

"Presiden tentu sudah memerintahkan kepada kementerian terkait untuk berkoordinasi mengatasi kondisi bencana alam itu, termasuk dengan pemerintah daerah," kata Juru Bicara Presiden, Johan Budi, di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin 20 Juni 2016.

img_title Terungkap! KPK Duga Tenaga Ahli Kepala BNPB Manfaatkan Statusnya untuk Dekati Vendor

Presiden pun menyampaikan duka cita yang mendalam atas tewasnya puluhan orang dalam bencana banjir dan longsor di Jawa Tengah.

Kendati bencana banjir dan tanah longsor itu telah menewaskan puluhan orang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah belum menetapkan wilayahnya dalam tingkatan status darurat bencana.

Sebab, pemerintah kabupaten/kota menyatakan masih mampu menangani bencana tersebut. BNPB pun tak bisa mengambil alih manajemen bencana di Jateng. "Kami (BNPB) memperkuat manajerial, administrasi, logistik, pendanaan BPBD," kata Sutopo.

Sutopo memastikan, saat ini, Kepala BNPB Willem Rampangilei tengah berada di Purworejo untuk bertemu bupati Purworejo, guna membahas mekanisme relokasi warga yang terkena bencana. "Bagi yang rumahnya hancur akan ada relokasi, tempat dibahas dengan bupati. Mekanisme seperti Banjarnegara," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menerangkan, khusus bagi korban tewas, pemerintah akan memberikan uang santunan Rp2 juta kepada pihak keluarga. Uang tersebut ditangani oleh Kementerian Sosial.

Sementara itu, Ganjar Pranowo terus berkoordinasi dengan para kepala daerah dan BPBD di sejumlah daerah terkait penanganan korban bencana banjir serta tanah longsor. Ganjar juga meminta kepada para kepala daerah untuk tak segan meminta bantuan logistik kepada pemerintah provinsi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut