Menggantung Asa di Tanah Jakarta

Ilustrasi pendatang baru Jakarta.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Untuk mengantisipasi pendatang baru, Pemkab Tangerang akan memberikan imbauan, melakukan razia, serta menggelar operasi yustisi. Langkah ini dilakukan guna menghindari penduduk "gelap”.

img_title Tak Ada Operasi Yustisi, Pramono Wanti-wanti Pendatang Baru Hal Ini Saat ke Jakarta

Upaya senada bakal dilakukan Pemerintah Kota Depok. Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna menegaskan, pihaknya bakal melakukan operasi yustisi bagi para pendatang baru. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penduduk yang meningkat setiap tahun di kota tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bukan tidak boleh ke Depok, namun jika tidak didukung keahlian yang cukup khawatir tidak bisa bersaing. Kami antisipasi yang seperti ini dengan pendataan di wilayah bersama Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil),” katanya.

img_title IHSG Gaspol ke Level 7.192 pada Penutupan Bursa, Simak 4 Saham Cetak ARA

Saban tahun, ada lonjakan jumlah penduduk di Kota Depok. Biasanya, angka itu meningkat usai libur lebaran. Pertambahan penduduk bisa mencapai 3-7 persen setiap tahun. Pertambahan itu tak sebanding dengan data atau jumlah kelahiran yang ada di Kota Depok. "Ini berarti ada kejanggalan, salah satunya bisa karena adanya pendatang,” ujarnya.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung

Pramono Ungkap Ada Beberapa Pendatang Baru Masih 'Buta' soal Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku mendapat laporan terkait kondisi warga pendatang baru ke Jakarta. Mereka, kata Pramono masih 'buta' terkait kondisi Jakarta.

img_title
VIVA.co.id
30 Maret 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut