Ocha Juara Asian Robotic Championship

Madrasah Bukan Kelas Rendah

Syahrozad Zalfa Nadia dan Roghid Putra Sidik
Sumber :
  • VIVA.co.id/Amal Nur Ngazis

Setelah juara di Korea Selatan, mau ikut kompetisi lagi?

img_title Hilang 22 Tahun Lalu, Jenazah Pria Ditemukan Google Maps

Ibu: Ada, Insya Allah di Malaysia, masuk kategori senior. Sebenarnya dia (Ocha) masih masuk kategori junior. Waktu di Korsel lalu, kategori junior dan senior yang diikuti. Untuk individu, dia masuk kategori junior, untuk senior mereka bikin robot kreatif mendesain mesin batik cap. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ke depan, Ocha apakah akan terus dipasangkan dengan Ave?

img_title Wow, Siswa SMA Sulawesi Selatan Ini Suaranya Mirip Google Assistant

Ibu: Insya Allah tetap satu tim dengan adiknya. Kalau kerja sama saling mendukung. 

Ocha: Saya berutang sama adik, karena yang menginspirasi saya itu adik. Adik belajar, saya juga belajar. Saya sangat berutang sama adik. 

img_title Frustrasi Dicuekin, Ayah Bikin Aplikasi Pembajak Ponsel Anaknya

Ibu: Dia (Ocha) sering menyampaikan ke saya (soal berutang sama adik). Si Ave enggak bisa ke Korea Selatan karena faktor usia, enggak masuk kategori untuk usia dia. Setelah diminta bikin paspor, dia kan 7 tahun. Akhirnya kami jelasin, ‘Kak Ocha bisa seperti ini kan karena adik’. Dia nangis. ‘Kak Ocha, kak Ocha harus bayar utang sama adik, Kak Ocha bisa seperti ini karena adik. Akhirnya mereka ingin satu tim dengan adeknya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada pesan untuk siswa madrasah di pelosok nusantara?

Untuk teman-teman di seluruh Indonesia, teruslah belajar, berdoa dan bekerja keras. Jangan pernah putus asa. Saya mengucapakan terima kasih atas MP UIN Jakarta dan Kementerian Agama, teman-teman yang sudah men-support, memberikan kepada Ave dan Ocha dan tim MP UIN Jakarta. Kekuatan doa sungguh luar bisa sehingga anak kami bisa membawa nama baik lembaga pendidikan, madrasah. 

Sejumlah anggota Brimob saat mengikuti apel pengamanan beberapa waktu lalu.

Brimob Diminta Fokus Tangani Situasi Berisiko Tinggi, Bukan Pengamanan Sipil

Kasus tewasnya siswa di Maluku, karena dianiaya oleh Bripda MS, personel Brimob memicu desakan agar pelibatan Brimob dalam pengamanan sipil dievaluasi menyeluruh

img_title
VIVA.co.id
25 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut