Deretan Mobil dan Motor Baru di 2017
- VIVA.co.id/ Jeffry Yanto
"Mudah-mudahan tahun depan (2017)," singkat Fransiscus kepada VIVA.co.id, Jumat 30 Desember 2016.
Ditambahkan oleh Kepala Divisi Pemasaran TAM, Anton Jimmy, masyarakat di Tanah Air dikatakan memang sangat menunggu kehadiran C-HR.
Hal itu terbukti dari respons positif yang didapat Toyota, saat menghadirkan edisi purwarupanya di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), Agustus 2016 lalu.
Suzuki dan Honda juga tidak mau kalah. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) berencana meluncurkan varian terbaru Ertiga di awal 2017. Sementara itu, Honda disebut-sebut bakal memboyong versi anyar dari sport utility vehicle CR-V dan mobil keluarga Mobilio.
![]()
Honda CR-V 2017 (Foto: Dok Honda)
Ertiga generasi terbaru akan mengadopsi mesin diesel. Suzuki juga akan menghadirkan teknologi semi hibrida pada mobil tersebut.
"Kami akan kombinasikan dengan integrated starter. Kombinasi ini, nantinya melahirkan beberapa output, seperti efisiensi bahan bakar yang mendukung go green pemerintah,” ungkap Section Head 4 Wheel Product Development SIS, Harold Donnel.
Berbeda dengan Ertiga Diesel yang bakal didatangkan dari India, CR-V terbaru akan diproduksi di dalam negeri. Hal itu dikonfirmasi oleh Direktur Pemasaran dan Purnajual PT Honda Prospect Motor, Jonfis Fandy.
"Soal fitur, semuanya tergantung negara masing-masing. Tergantung kompetisi juga. Untuk sementara, kami memang belum bisa menyebutkan fitur-fitur yang ada,” jelas Jonfis.
Satu lagi pabrikan mobil asal Jepang yang produk barunya ditunggu-tunggu masyarakat Indonesia adalah Mitsubishi.
Pada pameran GIIAS 2016, Mitsubishi mengenalkan XM Concept, yang diklaim bakal menjadi pesaing multi purpose vehicle Toyota Avanza. Rencananya, versi produksi mobil tersebut akan dihadirkan di 2017.
Selanjutnya, tren mobil dan motor di 2017>>>
Tren Mobil dan motor di 2017
Analisa tren mobil di 2017, datang dari Ketua I Gaikindo, Jongkie D Sugiarto. Dia memprediksi, tren mobil pada tahun mendatang masih sama dengan 2016.
Masyarakat bakal memilih mobil dengan harga di bawah Rp200 juta. Hal itu, menyusul sikap pemerintah yang menargetkan pertumbuhan ekonomi 2017 sebesar 5,1 persen.
"Selain itu juga, daya beli masyarakat kita dengan income per kapita 3.400 dolar Amerika Serikat. Jadi, tahun depan masih kendaraan di bawah Rp200 juta (yang laris)," kata Jongkie kepada VIVA.co.id.