Menyambut Gempita Tahun Baru 2017
- VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar
Kota Besar Lain
Keramaian dan kemeriahan dalam menyambut tahun baru tak hanya di Jakarta saja. Sejumlah daerah atau kota besar lain di Indonesia juga menyiapkan diri.
Pada tahun ini, Pemprov Jatim memilih tidak mengadakan pesta kembang api. Mereka menggantinya dengan menggelar kegiatan bersifat keagamaan. Oleh karena itu, mereka pun akan mendatangkan sebanyak 5.000 rebana untuk memeriahkannya.
Kepala Biro Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Jatim, Hizbul Wathan, mengatakan bahwa tujuan diadakan kegiatan itu untuk menghilangkan kesan, jika setiap pergantian tahun harus dirayakan dengan hura-hura.
"Tidak harus dengan hura-hura, tapi bisa dengan kegiatan positif lainnya seperti salawat nabi bersama," ujar Hizbul.
Sementara itu, Kota Bandung menyiapkan lima titik dalam menyambut tahun baru, antara lain, kawasan Alun-alun Bandung, Alun-alun Ujungberung, Gasibu, Dago dan Jalan Merdeka. Lima kawasan tersebut mempunyai daya tarik masyarakat dalam memeriahkan malam pergantian tahun.
Sedangkan, Pemerintah Kota Makassar memilih menggelar doa dan dzikir sekaligus juga konser musik dalam menyambut tahun baru 2017. Kegiatan pertama diadakan di Masjid Al Markaz Al Islami Makassar usai salat Isya berjamaah.
Kemudian kedua, di Anjungan Pantai Losari dengan tema "The Legend of Makassar" yang akan dihadiri sejumlah band dan artis.
Perayaan yang cukup unik dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Mereka memilih Taman Kesatuan Bangsa (TKB), salah satu ikon di Manado, sebagai lokasi pesta malam Tahun Baru.
TKB Manado diketahui merupakan salah satu lokasi prostitusi yang cukup dikenal di Manado. Namun sejak 1 Desember 2016, tempat tersebut disulap dengan berbagai pernak-pernik Natal.
Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, menuturkan bahwa alasan pemilihan lokasi tersebut adalah untuk mengantisipasi kemacetan. Selain itu karena tempat dinilai sebagai lokasi paling strategis.
"Acaranya selain pesta kembang api nanti tepat pukul 00.00 WITA akan ada doa bersama dari tokoh-tokoh agama," kata Olly, Jumat, 30 Desember 2016.
Dinyatakan Siaga
Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul, menyatakan bahwa seluruh wilayah dinyatakan siaga dalam kaitan dengan pengamanan tahun baru. Menurutnya, langkah itu sebagai upaya memberikan pelayanan kepada masyarakat menghadapi pergantian tahun.