Menyambut Gempita Tahun Baru 2017
- VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar
1. Dari Utara ke Selatan titik pengalihan arus lalu lintas di Traffic Light Harmoni.
Kendaraan dari Jl. Hayam Wuruk yang akan mengarah ke Merdeka Barat dialihkan ke Jl. Juanda-Pasar Baru-Gunung Sahari atau ke Lapangan Banteng-Merdeka timur-Tugu Tani-dan seterusnya.
2. Kendaraan dari Jl. Veteran Raya yang akan mengarah ke Jl. Merdeka Utara diluruskan ke Harmoni-Jl. Suryopranoto atau Jl. Gajah Mada.
3. Kendaraan dari Jl. Merdeka Timur yang akan mengarah ke Jl. Merdeka Utara dialihkan ke Jl. Perwira-Tugu Adipura Pasar Baru-Jl. Gunung Sahari atau Veteran Raya-Harmoni-Jl. Suryopranoto atau ke Jl. Gajah Mada.
4. Kendaraan dari Tugu Tani yang akan mengarah ke Jl. MH. Thamrin diarahkan ke Jl. Merdeka Timur-Jl. Perwira-Pasar Baru-dan seterusnya.
5. Akses jalan yang menuju Jl. Jend. Sudirman-Jl. MH. Thamrin akan dibalikarahkan baik yang dari sisi barat ke timur atau sebaliknya.
6. Kendaraan dari Pancoran mengarah Sudirman akan dialihkan ke arah selatan Jl. Jend. Sudirman-Senopati dan seterusnya atau diluruskan ke arah Slipi.
7. Kendaraan dari Slipi mengarah ke Jl. Jend. Sudirman diluruskan ke arah Rasuna Said dan seterusnya.
8. Kendaraan dari Jl. Pattimura atau Jl. Sisingamangaraja di alihkan ke barat ke Jl. Gatot Subroto atau ke timur arah Pancoran.
9. Apabila terjadi kepadatan lalin di sekitar Semanggi maka pengalihan arus lalin akan dilaksanakan di Bundaran Senayan. Kendaraan dari Jl. Pattimura/Senopati/Jl. Sisingamangaraja dialihkan ke Jl. Asia Afrika-Pakubuwono-dan seterusnya.
10. Demikian juga arus lalu lintas yang dari Jalan Tol akan disesuaikan dengan distribusi arus serta menyesuaikan perkembangan di lapangan.
[Baca: Ini Rekayasa Lalin di Kawasan Ancol saat Malam Tahun Baru].
Harapan di Tahun Baru
Selain diwarnai dengan kemeriahan dan juga keramaian, tahun baru juga identik dengan harapan-harapan akan kehidupan yang lebih baik. Sejumlah masyarakat di DKI Jakarta pun menuturkannya.
Misalnya saja Muhammad Akbar Wijaya. Warga Lenteng Agung, Jakarta Selatan tersebut berharap agar pemerintah Jokowi-Jusuf Kalla memenuhi janji-janji Nawacita mereka.
"Stop hutang luar negeri. Karena hutang hari ini jadi beban anak cucu kemudian hari," kata Akbar yang juga akrab disapa Jay.